Sekretaris Jenderal Kemenkeu Kiagus Ahmad Badaruddin mengatakan calon yang diterima bisa dari berbagai disiplin ilmu dan jurusan. Mulai dari ekonomi, hukum hingga ilmu kimia, dan farmasi.
"Jurusan yang diterima macam-macam. Khususnya dalam program studi ekonomi dan hukum. Tapi kan pecahannya banyak. Ekonomi itu ada akuntansi, manajemen, ekonomi publik. Hukum juga begitu ada pidana, perdata, internasional," ungkapnya kepada detikFinance, Jumat (22/8/2014)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk ilmu kimia dan farmasi juga sangat dibutuhkan. Terutama di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), terkait dengan tugas dan fungsi di laboratorium.
"Kan kayak di Bea Cukai itu ada apoteker atau farmasi, analis kimia. Tapi kan kebanyakan sarjana muda dan sekolah lanjutan. Karena mereka butuh di laboratorium kan. Karena itu untuk tes narkoba segala macam," paparnya.
Seperti diketahui, dari total 9.000 lowongan CPNS yang dibuka, sebanyak 5.000 orang akan diambil dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Sementara sisanya, atau 4.000 orang akan diambil di luar STAN.
(mkl/hen)










































