"Di Carrefour akan bekerja sebagai kasir, cooking, pelayanan, administrasi, dan lain-lain. Kami punya banyak divisi tergantung kemampuan mereka," terangnya Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Senin (25/8/2014).
Dian mengatakan, hal ini merupakan bagian dari program perusahaan untuk memberi kesempatan bagi masayarakat dengan keterbatasan fisik agar dapat bekerja dan berkarir. Program tersebut diberi nama Angkatan Associate Luar Biasa (Angkasa).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dian menyebut, 31 orang yang akan bekerja di Carrefour ini akan dilatih selama kurang lebih 5 hari untuk mempelajari penggunaan peralatan, pelayanan, dan pelatihan dasar lainnya sebelum akhirnya dapat bekerja.
"Pelatihannya sangat singkat karena sebenarnya keterampilan mereka sudah sama dengan yang lain. Cuma kita tambah pendampingan intensif selama 6 bulan. Ini diperlukan untuk membantu mereka berkomunikasi dengan pelanggan," tutur dia.
Setelah bekerja, 31 orang ini akan mendapatkan hak yang sama dengan tenaga kerja yang lainnya. "Gajinya sama. Itu pun masih ada komponen pendapatan lain seperti uang makan dan uang transportasi. Kami tidak setengah-setengah, jadi mereka juga akan merasakan kesempatan yang sama untuk bekerja dan berkarir," paparnya.
(hds/hds)











































