Visi-Misi Jokowi-JK Sulit Masuk di RAPBN 2015

Visi-Misi Jokowi-JK Sulit Masuk di RAPBN 2015

- detikFinance
Rabu, 27 Agu 2014 11:52 WIB
Visi-Misi Jokowi-JK Sulit Masuk di RAPBN 2015
Presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo-Jusuf Kalla
Jakarta - Visi-misi presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla sepertinya akan sulit untuk masuk dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2015 yang tengah dibahas pemerintah dan DPR. Kemungkinan hal ini baru bisa diakomodasi dalam APBN-Perubahan 2015.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani menyebutkan bisa saja fraksi pengusung Jokowi-JK di DPR mengajukan visi-misi tersebut untuk masuk di RAPBN 2015. Namun itu akan sulit berjalan mulus.

"Di DPR bukan cuma PDI-P, ada fraksi lain juga. Bagaimana cara masuknya?" ungkap Askolani di Gedung DPR/MPR/DPD, Jakarta, Rabu (26/8/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Askolani menyarankan program-program Jokowi sebaiknya direncanakan masuk di APBN-P 2015. Prosesnya bisa dimulai awal tahun depan.

"Saya kurang yakin efektivitasnya kalau dimasukkan sekarang. Akan lebih baik itu didesain dari awal, sehingga semua lengkap dan tinggal dijalankan," tukasnya.

Namun, Askolani menyatakan postur RAPBN 2015 bisa berubah dari yang diajukan pemerintah pada 15 Agustus lalu. Beberapa asumsi makro yang menjadi dasar perhitungan dalam RAPBN 2015 bisa saja diubah.

"Bisa saja, tapi terlalu dini. Untuk menetapkan angka asumsi makro nggak bisa ujug-ujug, harus jelas angkanya. Supaya nyambung karena satu paket," papar Askolani.

(mkl/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads