Jumlah PNS Sedikit Tapi Anggarannya Besar, Kenapa?

Jumlah PNS Sedikit Tapi Anggarannya Besar, Kenapa?

- detikFinance
Rabu, 27 Agu 2014 14:18 WIB
Jumlah PNS Sedikit Tapi Anggarannya Besar, Kenapa?
Jakarta - Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat rasio Pegawai Negeri Sipil (PNS) terhadap jumlah total penduduk Indonesia hanya 1,9%. Namun, belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencapai 20%. Apa sebabnya?

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Fadhil Hasan menuturkan, tingginya belanja pegawai disebabkan pengeluaran-pengeluaran yang dianggap tidak perlu. Salah satunya adalah kebijakan pensiun untuk PNS.

"Pensiun seumur hidup kan masuk ke belanja pegawai juga. Itu memberatkan," tegas Fadhil dalam diskusi di kantor Indef, Jakarta, Rabu (27/8/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menuturkan, pemberian pensiun sebaiknya tidak seumur hidup. Fadhil menyarankan agar instansi pemerintahan meniru perusahaan swasta yang lebih efisien.

"Di swasta, pensiun diberikan sekaligus. Atau bisa juga misalnya uang pensiun dipungut dari sebagian gaji. Jadi negara tidak dibebani oleh belanja untuk orang yang sudah tidak bekerja," paparnya.

Untuk kenaikan gaji PNS yang sekitar 6% per tahun, Fadhil menilainya masih wajar karena sesuai dengan laju inflasi. Namun, kenaikan gaji seharusnya diiringi dengan peningkatan kinerja.

"Jangan sampai gaji naik, tapi birokrasi masih amburadul. Urus perizinan masih lamban dan pelayanan tidak maksimal," katanya.

(hds/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads