Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Fadhil Hasan menuturkan, tingginya belanja pegawai disebabkan pengeluaran-pengeluaran yang dianggap tidak perlu. Salah satunya adalah kebijakan pensiun untuk PNS.
"Pensiun seumur hidup kan masuk ke belanja pegawai juga. Itu memberatkan," tegas Fadhil dalam diskusi di kantor Indef, Jakarta, Rabu (27/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di swasta, pensiun diberikan sekaligus. Atau bisa juga misalnya uang pensiun dipungut dari sebagian gaji. Jadi negara tidak dibebani oleh belanja untuk orang yang sudah tidak bekerja," paparnya.
Untuk kenaikan gaji PNS yang sekitar 6% per tahun, Fadhil menilainya masih wajar karena sesuai dengan laju inflasi. Namun, kenaikan gaji seharusnya diiringi dengan peningkatan kinerja.
"Jangan sampai gaji naik, tapi birokrasi masih amburadul. Urus perizinan masih lamban dan pelayanan tidak maksimal," katanya.
(hds/hds)










































