Tawaran ini diperoleh usai pertemuan tertutup dengan perwakilan negara Yordania di kantornya. Yordania dinilai sebagai salah satu negara teraman di kawasan Timur Tengah.
Selain itu, Yordania merupakan salah satu surga dan lokasi pelarian bagi orang-orang kaya asal negara Timur Tengah yang sedang dilanda konflik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BUMN RI yang akan dilibatkan antara lain PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), dan PT PP Tbk (PTPP). BUMN karya akan berkolaborasi dengan perusahaan lokal setempat untuk mengembangankan proyek infrastruktur di Yordania dan area Timur Tengah.
"Untuk mengerjakan pekerjaan-pekerja di kawasan Timur Tengah, misal di Arab Saudi atau negara lain. Kalau bisa beliau menawarkan mengajak sama-sama karena kalau Indonesia sendiri atau Yordania sendiri mungkin kurang kuat," sebutnya.
Selain perusahaan konstruksi. BUMN RI di bidang pupuk yakni PT Pupuk Indonesia Holding Company juga menjajaki pendirian pabrik di sana. Pasalnya Yordania merupakan negara penghasil bahan baku pupuk yang dibutuhkan oleh perusahaan pupuk RI.
"Kemudian Pupuk Indonesia selalu impor fospat dari sana sehingga itu bisa dipakai basis dari sana," jelasnya.
Sementara itu, Perwakilan Pemerintah Yordania yang diwakili oleh HE. Eng Yahya Kisbi menerangkan pertemuan ini sangat baik memperkuat hubungan kedua negara yang penduduknya mayoritas muslim.
"Harapannya pertemuan ini bisa menjadi loncatan bagi BUMN RI untuk bekerjasama di negara kita," sebutnya.
(feb/ang)











































