Morgan Stanley: Pertumbuhan RI Tetap, Thailand Berkurang
Rabu, 05 Jan 2005 11:54 WIB
Jakarta - Bank Investasi AS Morgan Stanley mempertahankan prediksi perekonomian Indonesia pada tahun 2005 tidak akan berkurang akibat bencana Tsunami yakni sekitar 4,5 persen. Namun untuk Thailand diperkirakan akan berkurang yakni dari prediksi semula 6 persen menjadi 5,7 persen. Menurut laporan Morgan Stanley, Rabu (5/1/2005) berkurangnya pertumbuhan ekonomi Thailand pada tahun 2005 ini disebabkan karena dampak dari sektor turisme di Thailand akibat bencana ini sangat besar. Meski propinsi di Thailand yang terkena bencana hanyalah 2,7 persen dari PDB Thailand, namun gangguan di sektor turisme akan memberi multiplier efek pada keseluruhan perekonomiannya. Diperkirakan, propinsi di Thailand yang terkena dampak Tsunami didatangi oleh sekitar sepertiga turis yang datang ke Thailand."Kami perkirakan Thailand hanya akan kedatangan turus sekitar 75-80 persen dari total yang diperkirakan datang ke Thailand pada tahun 2005 sekitar 13,4 juta orang," ujar kepala ekonom Asia Tenggara Morgan Stanley, Daniel Lian. Ia memprediksikan dampak terbesar bagi Thailand akan dirasakan pada kuartal pertama tahun ini. Namun dalam laporan itu disebutkan, kekuatan ekonomi Thailand dan juga adanya penanaman modal domestik Thailand dapat meminimalisir dampak penurunan yang tajam dari sektor turisme. Khusus Indonesia, perekonomiannya diperkirakan tidak akan banyak terpengaruh, yakni akan tetap tumbuh sekitar 4,5 persen. "Fasilitas produksi migas di Aceh selamat dari bencana Tsunami ini, dan juga keseluruhan kerusahan pada ekonomi Indonesia sepertinya minimal," demikian laporan tersebut. Demikian juga di Malaysia diperkirakan pertumbuhannya akan tetap di kisaran 4,8 persen.
(qom/)











































