"Dengan mengucapkan bismillahirohmanirrohim, pembangunan bypass Padang diresmikan," kata CT saat memencet tombol penanda dimulainya proyek, di kantor Balaikota, Padang, Jumat (29/8/2014)
Hadir juga dalam peresmian ini adalah Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto dan Wakil Menteri Hermanto Dardak. Kemudian Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan pejabat pemerintah daerah lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisinya sekarang, ruas yang tersedia hanya dua jalur dua arah. Sehingga sudah dirasa sulit untuk menampung tingginya arus. Oleh karena itu, dilakukan pelebaran kapasitas jalan menjadi dua jalur.
"Tingkat kejenuhan lalu lintas yang sudah mendekati maksimal sangat terasa pada saat jam puncak lalu lintas pada lokasi persimpangan sebidang yang ada," papar Djoko.
Ruas sepanjang 27 km akan dibagi menjadi empat lajur dua arah. Pembangunannya dilakukan dua tahap. Tahap 1 adalah simpang gaung - simpang lubuk begalung sepanjang 5 km dengan konstruksi rigid pavement (beton semen).
Tahap dua adalah simbang lubuk begalung - duku fly over sepanjang 22 km dengan konstruksi flexible pavement (aspal beton). Proyek ini menelan biaya sampai dengan Rp 358 miliar dari pinjaman EDCF tahun 2014.
(mkl/ang)











































