Merespons Sanksi AS, Rusia Tutup 12 Gerai McDonald's

Merespons Sanksi AS, Rusia Tutup 12 Gerai McDonald's

- detikFinance
Senin, 01 Sep 2014 15:08 WIB
Merespons Sanksi AS, Rusia Tutup 12 Gerai McDonalds
Foto: Reuters
London - Tambah lagi gerai McDonald's yang tutup di Rusia gara-gara memanasnya konflik dengan Ukraina. Total ada 12 gerai tutup di Rusia, termasuk gerai perdananya di Moskow yang dibuka 1990.

Pekan lalu sudah ada empat gerai McD yang ditutup, sekarang ini tambah delapan lagi sehingga totalnya 12 gerai. Penutupan gerai ini permintaan langsung dari pemerintah setempat.

Penutupan gerai ini disinyalir berbau politik, terutama berhubungan dengan sanksi yang diberikan negara barat terhadap Rusia. Hal ini seolah menjadi balas dendam Rusia terhadap sanksi tersebut. layaknya masa perang dingin AS-Rusia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

McDonald's mengaku akan menghormati keinginan pemerintah setempat menutup empat gerai pertamanya itu. Saat ini perusahaan asal AS itu akan mengkaji cara supaya bisa membuka kembali gerai-gerai tersebut.

"Prioritas utama kami adalah menyajikan aneka hidangan berkualitas tinggi. Kami punya standar yang tinggi di Rusia, seperti layaknya cabang kami di seluruh dunia," kata juru bicara McDonald's seperti dikutip CNN, Senin (1/9/2014).

Regulator Rusia Rospotrebnadzor masih terus melakukan inspeksi terhadap banyak gerai McDonald's yang tersebar di seluruh Rusia dalam beberapa bulan ke depan.

Sebelumnya, regulator Rusia juga melarang peredaran minuman beralkohol buatan AS, yaitu Jack Daniel's Tennessee Honey. Minuman keras (miras) ini diminta ditarik dari banyak toko di Rusia.

Produsen Jack Daniel's, Brown-Forman (BFA), menyangkal penarikan produknya ini ada kaitannya dengan masalah bahan kandungan berbahaya. Namun, ia juga mengaku belum dihubungi oleh regulator Rusia terkait hal ini.

"Kepuasan konsumen adalah yang paling penting bagi Jack Daniel's. Jika Rospotrebnadzor punya pandangan yang sama, kami bisa bekerja sama untuk segera menyelesaikan masalah ini," kata Brown-Forman dalam keterangan tertulis.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads