Perusahaan Operator Bandara Kertajati Mulai Dibentuk Bulan Ini

Perusahaan Operator Bandara Kertajati Mulai Dibentuk Bulan Ini

- detikFinance
Selasa, 02 Sep 2014 16:38 WIB
Perusahaan Operator Bandara Kertajati Mulai Dibentuk Bulan Ini
Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) segera membentuk PT Bandara Internasional Jawa Barat (PT BIJB) untuk mengelola Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat. PT BIJB terdiri dari Pemprov Jabar dan BUMD, selanjutnya akan membentuk usaha baru bersama PT Angkasa Pura II (AP II).

Hal ini disampaikan oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat ditemui usai rapat pimpinan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (2/9/2014).

"Bulan ini kita akan mendirikan BUMD yang akan menjadi holding dan pendiri dari perusahaan yang akan menangani bandara yang akan kita bangun. Namanya PT BIJB," ujar Heryawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Komposisi saham PT BIJB yaitu 88% dimiliki Pemprov Jabar dan 12% BUMD. Selain itu, PT BIJB nantinya akan bergabung dan membentuk perusahaan bersama dengan PT Angkasa Pura II. Modal untuk pembentukan perusahaan ini dialokasikan dari APBD Jabar.

"Nanti PT BIJB ini akan bergabung membentuk perusahaan bersama dengan AP II. Mungkin nanti namanya AP Jabar," tuturnya.

Heryawan mengatakan perusahaan inilah yang akan mengelola bandara. "Di sisi darat, perusahaan ini yang akan diamanahi untuk mengelola," kata Heryawan.

Rencana pembangunan bandara ini atas usulan Pemprov Jabar untuk menggantikan fungsi dari Bandara Husein Sastranegara di Bandung. Bandara seluas 2.000 hektar ini akan dilengkapi dengan akses tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan, juga akses kereta. Luas terminalnya mencapai 60.000 meter persegi yang bisa menampung 5-6 juta penumpang.

Bandara ini ditargetkan bisa beroperasi pada tahun 2018 termasuk segala infrastruktur pendukungnya. Untuk membangun Bandara Kerjati diperlukan dana hingga Rp 5,5 triliun. Rencananya proses groundbreaking akan dilakukan pada September-Oktober 2014.

(tya/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads