Jero sedianya mewakili pemerintah dalam rapat kerja dengan komisi VII DPR untuk pembahasan asumsi harga minyak Indonesia (ICP) dan produksi minyak dan gas bumi.
"Kan ada yang menggantikan. Kementerian ESDM adalah institusi, namanya bukan Jero Wacik," tegas Chatib di Gedung DPR/MPR/DPD, Jakarta, Kamis (4/9/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kan baru semalam rapat. Nanti harus lapor Presiden dulu," ujarnya.
Penundaan ini, lanjut Chatib, tidak akan berlangsung lama. Proses pembahasan RAPBN 2015 juga harus diselesaikan dalam waktu dekat, mengingat presiden baru akan dilantik 20 Oktober mendatang.
"Tidak akan lama," kata Chatib.
(mkl/hds)










































