California Bakal Larang Pemakaian Kantong 'Keresek'

California Bakal Larang Pemakaian Kantong 'Keresek'

- detikFinance
Jumat, 05 Sep 2014 15:42 WIB
California Bakal Larang Pemakaian Kantong Keresek
Foto: Reuters
Los Angeles - Gubernur California Jerry Brown berencana mengesahkan undang-undang pelarangan kantong plastik sekali pakai. Rancangan undang-undang (RUU) sudah disiapkan, tinggal ditandatangani Brown.

"Saya akan menandatanganinya," kata politisi Partai Demokrat itu saat debat terbuka melawan rivalnya dari Partai Republik, Neel Kashkari, seperti dikutip AFP, Jumat (5/9/2014).

Menurutnya saat ini sudah banyak kota di negara bagian California yang melarang kantong plastik ini tapi aturannya tidak sinkron. Nah, dengan adanya UU yang baru ini aturan di banyak kota itu akan disamakan di bawah satu payung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini tidak bisa dikompromi lagi, saya akan mengambil langkah ini demi kepentingan lingkungan, kepetingan ekonomi, dan kepentingan pelaku usaha," jelasnya.

Dalam RUU tersebut, kantong plastik sekali pakai tidak boleh lagi beredar di supermarket dan apotek di seluruh negara bagian California mulai 1 Juli 2015. Setelah itu secara bertahap dihilangkan sampai sama sekali hilang dari toko kelontong dan minuman keras mulai 1 Juli 2016.

Dalam RUU itu juga disebutkan pemilik toko harus menyediakan kantong yang bisa didaur ulang seharga 10 sen dolar AS bagi konsumen yang tidak membawa kantong sendiri. Larangan ini sudah berlaku di Los Angeles dan San Francisco.

Sayangnya, rencana ini tidak didukung oleh Partai Republik. Mereka menilai larangan kantong plastik sekali pakai ini dinilai akan memberatkan pelaku usaha kecil dan menengah, juga merugikan produsen kantong plastik.

"Kalau saya tidak mungkin menyetujui rencana itu," kata Kashkari dalam debat tersebut.

Menurut salah satu warga Los Angeles yang berasal dari Indonesia, Annisa Septiani, sudah sejak lama Kota Para Malaikat ini melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai.

"Sudah lumayan lama kok (kantong plastik sekali pakai) dilarang, jadi kalau belanja harus bawa kantong sendiri," kata wanita yang biasa disapa Icha itu kepada detikFinance.

Jika lupa bawa kantong sendiri, maka pihak toko akan menyediakan kantong ramah lingkungan seharga 10 sen dolar AS. Wanita yang sudah lima tahun tinggal di LA itu menilai aturan ini terlambat diberlakukan karena di negara-negara lain kantong plastik sekali pakai sudah lama dilarang.

"California bisa dibilang telat, di Prancis sudah lama menerapkan aturan ini," kata Icha yang pernah menetap di Paris sekitar tahun 2007.

(ang/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads