Sejak dibuka kemarin yakni mulai pukul 08.00 WIB hingga siang tadi pukul 12.00 WIB, setidaknya ada 9.316 pencari kerja yang terdaftar di acara job fair. Angka ini memecah target yang ditetapkan oleh panitia sebesar 9.000 pelamar.
"Tadi sampai jam 12 siang sudah ada 9.316 pencari kerja. Ini dari kemarin sampai jam 12 siang ini," kata Kasubdit Informasi Pasar Kerja Kemanakertrans Dopang Manurung kepada detikFinance di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (6/9/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun lalu hampir sama 8.000-9.000 pelamar. Peningkatan mencapai 10.000 pelamar," jelasnya.
Pada penyelenggaraan job fair kali ini, Kemenakertrans mengajak 75 perusahaan swasta dan BUMN untuk bergabung. Perusahaan tersebut datang dari industri perbankan, properti, migas, penerbangan, media, kimia, pertanian, otomotif hingga asuransi.
Dopang menyebut perusahaan migas, perbankan hingga penerbangan menjadi primadona bagi para job seeker tahun ini.
"Paling banyak diburu adalah perusahaan migas, perbankan, hingga penerbangan. Kalau migas diburu karena lebih ke salary. Kalau perbankan kan lebih ke gengsi," katanya.
Dopang juga angkat suara terkait masih adanya pelamar yang berpendidikan sarjana mamun melamar untuk posisi lulusan SMA/SMK pada penyelenggaraan job fair tahun ini. Kondisi ini, menurutnya tidak lepas dari tidak sebandingnya jumlah lapangan kerja dan pemburu kerja.
"Kita nggak bisa mengintervensi. Sekarang kan karena sempitnya lapangan kerja. Disana ada kesempatan, disitu diambil," jelasnya.
Selain di Jakarta, acara job fair juga akan diselenggarakan hingga ke daerah-daerah. "Kalau kementerian di Jakarta. Program kita juga ada di beberapa daerah. Ada yang di provinsi dan kabupaten. Minggu depan di Badung kemudian di Malang," katanya.
(feb/ang)











































