Dalam keterangan yang diterima detikFinance, Senin (8/9/2014), Dahlan menyebutkan bahwa dirinya menaruh empati dan rasa prihatin atas kasus yang menimpa rekannya di Kabinet Indonesia Bersatu II tersebut.
"Sebagai sesama menteri, tentu saya prihatin. Tapi saya tidak boleh mencampuri," kata Dahlan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah menegaskan tidak boleh terpengaruh oleh intervensi atau permintaan apa pun dan dari siapa pun yang menyangkut dana," jelasnya.
Dahlan sendiri memberi mengapresiasi salah satu bos BUMN, yakni Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan. Karen dinilai berani menolak permintaan uang upeti dari berbagai pihak.
"Saya bangga ke Dirut Pertamina yang tabah atas usaha untuk mempengaruhinya," ujarnya.
(feb/hds)











































