JSS Tertunda, Pemerintah Optimalkan Pelabuhan Merak dan Bakauheni

JSS Tertunda, Pemerintah Optimalkan Pelabuhan Merak dan Bakauheni

- detikFinance
Selasa, 09 Sep 2014 15:04 WIB
JSS Tertunda, Pemerintah Optimalkan Pelabuhan Merak dan Bakauheni
Chairul Tanjung, Menko Perekonomian
Jakarta - Proyek pembangunan Jembatan Selat Sunda dipastikan tidak dimulai pada pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menyikapi tertundanya proyek ini, pemerintah akan mengoptimalkan Pelabuhan Merak (Banten) dan Pelabuhan Bakauheuni (Lampung).

"(JSS) masih dalam tahap yang paling dasar sekali. Diserahkan ke pemerintahan baru kebijakannya," kata Menteri Koordinator Perekonomian, Chairul Tanjung selepas acara peresmian Center for Sustainable Infrastructure Development (CSID) di kampus UI Salemba, Jakarta, Selasa (9/9/2014).

CT, sapaan Chairul Tanjung, menilai mega proyek ini memerlukan proses yang panjang. Untuk infrastruktur konektivitas antara Jawa dan Sumatera, CT sudah meminta ke Kementerian Perhubungan untuk membangun jembatan laut. Bukan jembatan berbentuk fisik melainkan optimalisasi pelabuhan dan kapal-kapal di perairan antara pelabuhan Merak dan Bakauheni.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang pasti sambil memakan proses panjang, kami minta Kemenhub membuat jembatan laut. Artinya di pelabuhan di Merak dan Bakauheni diperbaiki, diperbesar, bahkan kalau perlu Merak dipindahkan, kapal diperbanyak supaya kapasitas besar, supaya lalu lintas khususnya barang tidak memiliki masalah," paparnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengatakan, studi proyek itu sudah masuk dalam Rencana Strategis Kementerian Perhubungan 2015.

"Tahun depan masuk ke Kemenhub," ujarnya.

(zul/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads