Perlancar Arus Barang, RI-Malaysia Bangun Jaringan Kapal RO-RO

Perlancar Arus Barang, RI-Malaysia Bangun Jaringan Kapal RO-RO

- detikFinance
Jumat, 12 Sep 2014 16:04 WIB
Perlancar Arus Barang, RI-Malaysia Bangun Jaringan Kapal RO-RO
Banda Aceh - Untuk memudahkan arus distribusi barang dan jasa dari Dumai, Riau, ke Melaka, Malaysia dan sebaliknya, pemerintah Indonesia bersama Malaysia membangun jaringan maritim kapal Roll On-Roll Off (RO-RO). Proyek ini dinamai Melaka-Dumai RO-RO Maritime Connectivity.

Senior Official IMT-GT dari Indonesia Rizal Affandi Lukman mengatakan, RO-RO Terminal Melaka-Dumai di Tanjung Bruas, Melaka ini direncanakan selesai akhir 2014. Indonesia menghabiskan dana Rp 80 miliar untuk proyek ini.

"RO-RO 2014-2015 targetnya selesai yang Melaka-Dumai, di Dumai sudah selesai fasilitasnya, ini sangat dinamis, ini kita dorong agar cepat selesai," kata Rizal saat ditemui pada acara Pertemuan Menteri Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-20, yang digelar di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Jumat (12/9/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rizal yang juga Deputi Bidang Kerjasama Internasional Kemenko Perekonomian Rizal Affandi Lukman menjelaskan, proyek ini dimaksudkan untuk mempermudah arus barang dan jasa di kedua negara. Pasalnya, selama ini banyak hambatan, akibat minimnya infrastruktur berupa angkutan laut untuk menghubungkan kedua negara.

"Untuk mendukung aliran barang di wilayah itu, Penang dengan Dumai. Kalau sudah terhubung aliran orang dan barang tercipta. Jadi tidak hanya RO-RO saja tapi nanti ada custom imigration carantine, artinya pada saat barang dikirim, dilihat, dicek, jangan sampai ada kena penyakit jadi ada software instrumennya," ujar dia.

Rizal menyebutkan, proyek ini seluruhnya didanai pemerintah daerah setempat bersama Malaysia. Saat ini, proses pembangunan tersebut untuk di Dumai sudah mencapai 80%.

"Dumainya nilai proyeknya Rp 80 miliar. Itu yang dikeluarkan Pemda Riau untuk membangun fasilitas RO-RO. Konstruksi proyek ini di Dumai telah terlaksana 80%," kata Rizal.

(drk/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads