Perlahan, daya tampung bandara terbesar di Indonesia ini tak sanggup meladeni pertumbuhan angkutan udara yang terus naik setiap tahun. Bandara yang ada sejak zaman Presiden Soeharto pada tahun 1986 ini kini sudah dipadati 57 juta penumpang padahal daya tampung hanya 22 juta penumpang per tahun.
Kondisi tersebut memunculkan beberapa gagasan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang Bandara Soetta di masa mendatang. Gagasan-gagasan itu antaralain perluaan Bandara Soetta hingga pembangunan bandara baru di Jakarta seperti di laut Jakarta, Karawang, Lebak, hingga Majalengka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

(hen/hds)











































