Hal tersebut disampaikan CT, sapaan Chairul Tanjung, saat mengunjungi lokasi proyek pembangunan Tol Balikpapan-Samarinda, Selasa (16/9/2014).
"Nggak lah (tidak akan dihentikan). Saya katakan, pemerataan kesejahteraan adalah cita-cita Pak Jokowi juga. Jadi tidak ada yang salah, tidak ada yang perlu diragukan," kata CT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bahwa nanti mungkin namanya MP3EI berbeda, mau diganti, tapi filosofinya sama. Mensejahterakan rakyat, harus dilakukan," tegasnya.
Sebelumnya, CT menyebut filosofi MP3EI adalah menciptakan pemerataan di seluruh Indonesia. "Kita tidak ingin pembangunan ekonomi hanya terjadi di satu kota saja, satu provinsi saja, atau satu pulau saja. Kita ingin hadir di seluruh wilayah di Indonesia," kata dia.
Untuk mencapai tujuan itu, kata CT, ada tiga unsur yang harus dipenuhi. Pertama, adalah menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.
"Tanpa ada pusat pertumbuhan tersebut, tidak ada kesejahteraan. Kalau pertumbuhannya tidak ada, maka tidak ada yang akan dibagi kepada rakyat," jelasnya.
Unsur kedua, lanjutnya, adalah konektivitas untuk menghubungkan antara pusat pertumbuhan yang satu dengan yang lain. Lalu ketiga adalah sumber daya manusia (SDM).
"Tanpa SDM yang kuat, maka tidak mungkin hal yang dihasilkan tadi dapat memberi nilai tambah," sebut CT.
(hds/hds)











































