Djakarta Lloyd Angkut Batu Bara, Berapa Ongkosnya?

Djakarta Lloyd Angkut Batu Bara, Berapa Ongkosnya?

- detikFinance
Selasa, 16 Sep 2014 19:11 WIB
Djakarta Lloyd Angkut Batu Bara, Berapa Ongkosnya?
Arham S Torik, Direktur Utama Djakarta Lloyd
Jakarta - PT Djakarta Lloyd (Persero) mendapatkan kontrak untuk mengangkut batu bara dari PT Adaro dan PT Berau Coal. Berapa ongkos angkut batu bara yang didapatkan BUMN pelayaran ini?

Direktur Utama Djakarta Lloyd Arham S Torik mengatakan, rata-rata nilai kontrak yang didapatkan perseroan untuk mengirimkan batu bara adalah Rp 200.000 per ton.

"Ongkosnya Rp 200.000 per ton," katanya ditemui di Kantor Pusat PT PLN (Persero), Jakarta, Selasa (16/9/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada Oktober sampai Desember tahun ini, Djakarta Lloyd mendapat tugas mengangkut batu bara dari tambang milik Adaro di Kalimantan Selatan ke PLTU Independent Power Producer (IPP) PT Sumber Segara Primadaya berkapasitas 2x300 Mega Watt.

Per bulan, BUMN ini akan mengangkut 40.000 ton batu bara untuk dijadikan bahan bakar pembangkit di Cilacap itu. "Jadi per kapal itu Rp 8 miliar. Tapi tergantung jarak," kata Arham.

Saat ini, lanjut Arham, Djakarta Lloyd memiliki tiga kapal besar dan delapan kapal tongkang yang siap mengangkut batu bara dari lokasi tambang ke PLTU. "Dua kapal kami kerja sama operasi, satu milik sendiri," ujarnya.

Ke depan, Djakarta Lloyd juga sudah akan mendapat kontrak baru selama 5 tahun dari Adaro dan Berau Coal. Djakarta Lloyd akan mengangkut batu bara sebanyak 550.000 ton per tahun dari Adaro dan 350.000 ton per tahun dari Berau Coal.

"Kontraknya belum ditandatangani. Tapi kami sudah sepakat," kata Arham.

(zul/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads