Untuk ruas yang akan segera (akan groundbreaking) dibangun oleh Hutama Karya (HK) yaitu Ruas Palembang-Indralaya (22 km) ditargetkan bisa tuntas dalam waktu 2 tahun ke depan. Artinya jika tahun depan dimulai konstruksi, maka pada 2017 sudah bisa tuntas. Alasannya dari sekian 23 ruas tol Trans Sumatera hanya ruas ini yang lahannya sebagian sudah dibebaskan sepanjang 7 Km.
"Tahapannya setelah ada Perpres (Peraturan Presiden) kita surat ke Menteri PU mohon arahan. Tentang tarif dan sebagainya. Terus bergulir. Kalau design 22 Km (Palembang-Indralaya), itu 2 tahun selesai. Kalau dikroyok ramai-ramai bisa selesai," kata Direktur Utama PT Hutama Karya I Gusti Ngurah Putra kepada detikFinance ditemui di kantornya, Senin (15/9/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, HK mendapat tugas dari pemerintah untuk mendanai, membangun hingga mengoperasikan 4 ruas dari 23 tol Trans Sumatera. Keempat ruas tersebut bakal menelan biaya investasi Rp 31,5 triliun. Khusus untuk ruas Palembang-Indralaya untuk kebutuhan lahan dan konstruksi totalnya mencapai Rp 3,6 triliun dan untuk Medan-Binjai Rp 1,6 triliun.
Tol Trans Sumatera total terdiri 23 ruas yang sepanjang 2.628 km. Ada 1.833 km utama dan 770 km sebagai koridor pendukung dan melewati semua provinsi di Sumatera. Total kebutuhan dana diperkirakan mencapai Rp 300 triliun.
(feb/hen)










































