Garap Tol Trans Sumatera, Hutama Karya Baru Bisa Balik Modal 20 Tahun

Garap Tol Trans Sumatera, Hutama Karya Baru Bisa Balik Modal 20 Tahun

- detikFinance
Rabu, 17 Sep 2014 13:22 WIB
Garap Tol Trans Sumatera, Hutama Karya Baru Bisa Balik Modal 20 Tahun
Jakarta - Dapat tugas menggarap mega proyek Tol Trans Sumatera menjadi tantangan berat bagi BUMN PT Hutama Karya (HK). Selain harus menyiapkan sumber pembiayaan, HK juga harus bersiap-siap soal pengembalian modal yang sangat lama.

Tol Trans Sumatera memiliki tingkat pengembalian investasi (IRR) yang rendah. Hal ini terkait dengan proyeksi lintasan harian kendaraan yang memakai tol yang masih rendah bila dibandingkan dengan tol-tol di Pulau Jawa. Secara hitungan kasar, tingkat pengembalian investasi bisnis tol di Pulau Jawa bisa mencapai 6-8 tahun, sedangkan di Pulau Sumatera bisa lebih lama.

"6 tahun sudah bagus, kalau di Sumatera bisa 20 tahunan. Kalau di Jawa 6 tahun," kata Direktur Utama PT Hutama Karya I Gusti Ngurah Putra kepada detikFinance ditemui di kantornya, Senin (15/9/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, jika sudah berhasil membangun tol, maka HK tak harus menunggu sampai balik modal. Putra mengatakan dalam draft Peraturan Presiden (Perpres) soal penugasan proyek Trans Sumatera, pihak HK punya keistimewaan untuk menjual tolnya ke pihak lain.

"Di dalam perpres berbunyi HK mulai dari pembiayaan, perencanaan, pelaksana, pengelola, dan pengoperasiaan. HK punya keistimewaan misalnya nggak mau (mengoperasikan), bisa dijual. Kalau laku," katanya.

Putra juga berharap Tol Trans Sumatera tak sampai mangkrak atau tak senasib dengan proyek infrastruktur lainnya, meski sebagian akan memakai dana APBN melalui Penyertaan Modal Negara (PMN).

"Mudah-mudahan nggak mangkrak. Jadi ini semua," katanya optimis.

Menurutnya presiden tentunya tak mau main-main mengeluarkan payung hukum untuk proyek yang bakal mangkrak. Meskipun ada beberapa kasus proyek infrastruktur yang belum ada kejelasan meski sudah ada Perpres seperti kasus pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS).

"Saya yakin bisa selesai masa presiden main-main dengan keluarkan Perpres (Peraturan Presiden). Kalau awal nggak yakin pasti nggak yakin. Semua yakin. Kalau nggak yakin terus nggak dikeluarkan," katanya.


HK akan mendapat penugasan 4 ruas Tol Trans Sumatera. Empat ruas tol itu antara lain ruas Medan-Binjai, Riau-Dumai, Palembang-Indralaya, Bakauheuni-Terbanggi Besar. Namun dari 4 ruas tol itu yang menjadi prioritas adalah ruas Palembang-Indralaya dan Medan-Binjai.

Keempat ruas tersebut bakal menelan biaya investasi Rp 31,5 triliun. Khusus untuk ruas Pelambang-Indralaya untuk kebutuhan lahan dan konstruksi totalnya mencapai Rp 3,6 triliun dan untuk Medan-Binjai Rp 1,6 triliun.

(feb/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads