Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia Danang Parikesit menyebutkan, saat ini pertumbuhan ekonomi nasional masih didominasi oleh Jakarta. Padahal, daya dukung Jakarta semakin berkurang.
"Sekarang pertumbuhan ekonomi terpusat di Jakarta. Oleh karena itu, harus ada pusat pertumbuhan ekonomi baru yang juga bermanfaat untuk mengurangi beban Jakarta," kata Danang saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (17/9/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jawa urgensinya melepaskan beban di Jakarta. Nantinya kota-kota seperti Cirebon, Tegal, Pemalang itu akan jadi kota baru. Ada penyebaran pertumbuhan yang lebih adil," paparnya.
Danang memperkirakan proyek ini baru bisa dimulai pada 2020. Perlu waktu untuk merancang desain sampai pembebasan lahan.
"Kalau kita bicara design engineering, itu makan waktu 2-3 tahun. Lalu pembebasan lahan itu 2 tahun," tambah Danang.
Proses konstruksi pun, demikian Danang, akan memakan waktu lebih dari 2 tahun. Jika proyek Shinkansen ini dibangun dengan jalur Jakarta-Bandung, bakal membutuhkan waktu hingga 3 tahun. Jika diteruskan ke Surabaya, maka waktu yang dihabiskan untuk proses konstruksi akan lebih lama lagi.
Namun, menurut Danang, untuk pembangunan infrastruktur ke depan sebaiknya tidak lagi berorientasi di Jawa. Pulau-pulau lain juga harus dibangun.
"Kalau jangka panjang high speed trail itu di Sumatera, bukan di Jawa," ujarnya.
(zul/hds)











































