Hal ini disampaikan oleh Ekonom CSIS, yang juga Tim Roadmap Ekonomi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Djisman Simanjuntak dalam acara dialog dengan 1.000 pengusaha di Hotel Four Seasons, Jakarta, Kamis (19/8/2014).
"Dalam hal ini ekonomi kita harus jauh lebih tinggi, menjadi rata-rata 7% per tahun. Itu artinya, pertumbuhan harus mendekati 8% pada masa akhir jabatan pertama," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Angkatan kerja 8-10 juta. Logistik tinggi biayanya, dan sumber daya kita tertinggal jauh. Pertumbuhan melemah, biaya uang sangat tinggi. Transaksi berjalan defisit, kemiskinan menurun, tapi penduduk yang rentan itu besar. Dan kondisi ekonomi dunia melemah. Ini kondisi awal," katanya.
Djisman menegaskan Indonesia harus bisa naik kelas menjadi kelompok negara pendapatan menengah atas. Caranya adalah pembangunan infrasturktur, kepastian hukum, otonomi daerah, dan birokrasi yang cepat melayani terhadap kebutuhan rakyat dan dunia usaha.
"Kalau kita kerja tekun, kita bisa melakukan itu," katanya.
Menurutnya Jokowi-JK juga harus menciptakan lapangan kerja yang sebanyak-banyaknya. Pemerintahan baru harus bisa menciptakan 3 juta lapangan kerja per tahun dalam 5 tahun yang akan datang.
(hen/hds)










































