Pengusaha Minta Jokowi-JK Genjot Ekonomi RI Tumbuh 8%

Pengusaha Minta Jokowi-JK Genjot Ekonomi RI Tumbuh 8%

- detikFinance
Kamis, 18 Sep 2014 20:22 WIB
Pengusaha Minta Jokowi-JK Genjot Ekonomi RI Tumbuh 8%
Jakarta - Kalangan pengusaha meminta pemerintahan Jokowi-JK bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia rata-rata 7% tahun dalam 5 tahun ke depan. Bahkan Jokowi-JK harus mampu menembus pertumbuhan ekonomi mendekati 8% pada 2019 di akhir periode pemerintahan mereka.

Hal ini disampaikan oleh Ekonom CSIS, yang juga Tim Roadmap Ekonomi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Djisman Simanjuntak dalam acara dialog dengan 1.000 pengusaha di Hotel Four Seasons, Jakarta, Kamis (19/8/2014).

"Dalam hal ini ekonomi kita harus jauh lebih tinggi, menjadi rata-rata 7% per tahun. Itu artinya, pertumbuhan harus mendekati 8% pada masa akhir jabatan pertama," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan menjadi presiden saat ini harus bekerja dalam keadaan ekonomi yang lebih sulit, terkait urusan domestik atau luar negeri. Djisman pun menyampaikan satu per satu masalah tersebut di depan Jokowi-JK.

"Angkatan kerja 8-10 juta. Logistik tinggi biayanya, dan sumber daya kita tertinggal jauh. Pertumbuhan melemah, biaya uang sangat tinggi. Transaksi berjalan defisit, kemiskinan menurun, tapi penduduk yang rentan itu besar. Dan kondisi ekonomi dunia melemah. Ini kondisi awal," katanya.

Djisman menegaskan Indonesia harus bisa naik kelas menjadi kelompok negara pendapatan menengah atas. Caranya adalah pembangunan infrasturktur, kepastian hukum, otonomi daerah, dan birokrasi yang cepat melayani terhadap kebutuhan rakyat dan dunia usaha.

"Kalau kita kerja tekun, kita bisa melakukan itu," katanya.

Menurutnya Jokowi-JK juga harus menciptakan lapangan kerja yang sebanyak-banyaknya. Pemerintahan baru harus bisa menciptakan 3 juta lapangan kerja per tahun dalam 5 tahun yang akan datang.

(hen/hds)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads