"Di pusat kita sudah menyiapkan agar ada kantor layanan terpadu satu pintu yang betul-betul bukan pintunya satu, yang kita maksud layanannya cepat," kata Jokowi dalam acara dialog dengan 1.000 pengusaha di Hotel Four Seasons, Jakarta, Kamis (18/8/2014).
Ia sedang mengkaji proses perizinan investasi dan penanaman modal akan disatukan di satu badan. "Jadi Bapak-Ibu datang satu tempat aja, tidak ke kementerian ini itu tahu-tahu sudah 4 tahun," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Investor tiap hari datang mau bangun pembangkit listrik, tapi macetnya di sini," katanya.
Selain itu, pemerintahannya akan memangkas aturan-aturan termasuk menyederhanakan regulasi agar tak jadi hambatan pelaku dunia usaha.
"Aturan di pusat dan daerah, ada PP, Keppres, Kepmen, Pergub ada, Perdanya ada, turun lagi Perwali, Perdanya ada coba nggak pusing, Perda dan Pergub produksinya kok banyak sekali untuk apa?" tanya Jokowi.
Menurut Jokowi yang juga sebagai pengusaha, banyaknya aturan di Indonesia justru membuat bingung pengusaha. "Saya dari swasta bingung, mestinya kualitas aturan yang diperbaiki, bukannya produksi aturan, bikin bingung," katanya.
"Tapi semua sebentar lagi, Bapak-Ibu harus yakin," katanya.
(hen/dnl)










































