Mengapa Hanya Garuda dan Citilink yang Gabungkan Tiket dengan Airport Tax?

Mengapa Hanya Garuda dan Citilink yang Gabungkan Tiket dengan Airport Tax?

- detikFinance
Selasa, 23 Sep 2014 15:29 WIB
Mengapa Hanya Garuda dan Citilink yang Gabungkan Tiket dengan Airport Tax?
Jakarta -

Penggabungan tiket pesawat terbang dengan airport tax atau passenger service charge (PSC) baru dilakukan maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (GIIA) dan PT Citilink Indonesia. Hingga kini, maskapai lain tak kunjung menerapkan hal yang sama.

Menurut Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Tri S Sunoko, keterlambatan maskapai penerbangan lain disebabkan karena sistem yang belum maksimal. Untuk menggabungkan tiket dengan airport tax, sistem di maskapai harus terintegrasi dengan sistem yang dimiliki pengelola bandara.

"Masakapai lain karena ada masalah IT-nya segala macam. Itu sistemnya harus sama dengan kita (Angkasa Pura II). Menyamakan dengan sistem kita itu kan perlu proses," kata Tri saat dihubungi detikFinance, Selasa (23/9/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena tak ada maskapai lain yang menerapkan aturan sama, maka Garuda akhirnya memutuskan untuk tidak tak lagi menggabungkan pembelian tiket dengan PSC mulai 1 Oktober 2014 nanti. Alhasil, penumpang pesawat tetap harus membayar PSC secara terpisah.

"Saya mengerti kenapa. Garuda melakukan ini. Karena sudah satu setengah tahun lebih yang lain nggak ada," katanya.

Dikatakan Tri, sistem ini diperlukan untuk mempercepat proses pembelian tiket juga mengurangi kepadatan dan antrean di bandara.

"Kita ingin secepatnya. Masing-masing airlines punya sistem sendiri. Dan sekarang sudah ada Peraturan Menteri Perhubungan juga mengenai itu. Saya harap secepatnya," kata dia.

(zul/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads