IMF Desak AS Segera Atasi Kepincangan Defisitnya

IMF Desak AS Segera Atasi Kepincangan Defisitnya

- detikFinance
Senin, 10 Jan 2005 11:21 WIB
Jakarta - Dana Moneter Internasional (IMF) menyebut defisit AS saat ini sebagai defisit yang benar-benar sangat besar atau truly excessive. IMF meminta agar AS segera mengatasi masalah yang berhubungan dengan ketidakseimbangan ini. "AS harus memecahkan masalah yang berhubungan dengan defisit anggaran yagn sekarang sudah benar-benar sangat besar," tegas Direktur Pelaksana IMF Rodrigo Rato.Pernyataan Rato ini disampaikan dalam makalah tertulisnya di Koran Italia La Stampa seperti dikuti dari Reuters, Senin (10/1/2005). Rato menyebutkan, akibat defisit AS yang besar itu, maka negara-negara Eropa terpaksa melonggarkan peraturan perburuhannya untuk menggairahkan perekonomiannya. Sementara Jepang juga harus melakukan kapitalisasi dalam reformasi pemerintahannya. Defisit AS diketahui sudah sangat besar dalam skala waktu 2 tahun terakhir ini. Presiden AS menyalahkan tahun 2001 sebagai masa resesi yakni ketika terjadi serangan 11 September dan juga pengiriman pasukan AS ke sejumlah negara seperti Irak dan Afghanistan. Namun Partai Demokrat menambahkan, kebijakan Bush untuk memotong pajak juga turut andil dalam memperbesar defisit AS. Bush sendiri pada masa kampanyenya untuk menduduki jabatan keduanya sebagai presiden ke AS berjanji untuk menekan angka defisit AS hingga setengahnya pada masa 5 tahun. Selain itu Rato juga mendesak kepada negara-negara Amerika Latin untuk memperkuat posisi fiskalnya dan membawa PDB-nya pada batas rasio yang bisa ditoleransi.Berkaitan dengan membubungnya harga minyak dunia, Rato mendesak negara-negara untuk menggunakan sumber-sumber energi yang berbeda dan menyimpannya sebagai tenaga sebanyak mungkin. "Beberapa negara penghasil minyak harus lebih bijaksana tentang bagaimana mereka menggunakan keuntungannya. Yani dengan memprioritaskan pada pengurangan utang publik. Mereka juga harus meningkatkan transparansinya," tegas Rato. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads