Ini Perkembangan Terbaru Tol Trans Jawa Jakarta-Surabaya

Ini Perkembangan Terbaru Tol Trans Jawa Jakarta-Surabaya

- detikFinance
Jumat, 26 Sep 2014 08:33 WIB
Ini Perkembangan Terbaru Tol Trans Jawa Jakarta-Surabaya
Ilustrasi pembangunan jalan tol
Jakarta - Pemerintah tengah mengebut proyek jalan tol Trans Jawa yang beberapa ruasnya masih dalam proses pembebasan lahan. Bagaimana perkembangannya?

Ruas jalan tol Trans Jawa terbagi menjadi 9 yang menghubungkan Cikampek hingga Surabaya yang total panjangnya mencapai 705 km. Pembebasan lahan yang sudah selesai hanyalah ruas Cikampek-Palimanan dan konstruksinya ditargetkan rampung kuartal II-2015.

Ruas lain, yaitu Pejagan-Pemalang, baru terbebaskan 177,5 hektar dari 493 hektar total lahan yang dibutuhkan, atau setara 36%. Seksi I ruas ini telah dibebaskan 98,87% dan Seksi II telah dibebaskan 97,98%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang Seksi III dan IV masih belum bergerak. Pejagan-Pemalang Seksi I dan II sudah konstruksi," kata Kepala Seksi Pengadaan Lahan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Sri Sadono kepada detikFinance, Jumat (26/9/2014).

Kemudian lahan di ruas Pemalang-Batang baru terbebaskan 5,2 hektar dari 279 hektar total lahan yang dibutuhkan. Persentasenya baru 1,86%.

Berlanjut ke ruas Batang-Semarang sepanjang 75 km, lahannya baru terbebaskan 22,2 hektar. Masih jauh dari total luas lahan yang harus dibebaskan yaitu 666 hektar.

Sri mengatakan, ruas selanjutnya yaitu Semarang-Solo terbagi menjadi Semarang-Bawen yang mencapai 98,73%, Bawen-Salatiga 71%, dan Salatiga-Boyolali yang baru 9,06%.

"Lalu Solo Mantingan, totalnya progress-nya 89,9% dari 445 hektar. Yang sudah bebas 400 hektar. Itu dipecah menjadi dua, Solo Mantingan I 89,34% dari 222 hektar yang sudah bebas 198 hektar, dan Solo Mantingan II 90,47%. Yang sudah bebas 201 hektar dari 223 hektar," papar Sri.

Selanjutnya adalah Mantingan-Kertosono yang pembebasan lahannya sudah mencapai 74,25%. Lahan seluas 675 hektar sudah dibebaskan dari total 909 hektar yang dibutuhkan.

"Kertosono Mojokerto progress-nya 90,7% dari total lahan 301 hektar yang sudah bebas 273 hektar," katanya.

Terakhir adalah Mojokerto-Surabaya yang perkembangan pembebasan lahannya mencapai 82,16%. Dari kebutuhan seluas 316 hektar, lahan yang sudah terbebaskan mencapai 256 hektar.

"Trans Jawa itu kemarin informasi tahun 2019 itu harus operasional. Artinya di 2017 tanah itu harus sudah selesai. Kami optimistis," tuturnya.

(zul/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads