Misalnya gula kristal putih yang ditawarkan hanya Rp 8.800 per kg atau jauh lebih rendah dari harga rata-rata di pasar tradisional yang sudah mencapai Rp 11.500/kg. Hal yang juga dengan beras, beras premium asal impor yang dijual Bulog hanya Rp 7.600/Kg, sedangkan yang dijual konsumen bisa mencapai Rp 8.500/kg.
"Kita jualan gula loh. Ada gula dalam negeri dan gula dari luar dengan harga Rp 8.800 per kg," kata Kepala Divre Bulog DKI Jakarta Achmad Ma'mun saat ditemui di kantor Bulog DKI Jakarta, Selasa (30/09/2014)..
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari 8.000 ton, gula dalam negerinya sekitar 600 ton. Harganya mengikuti pasar supaya jangan terlalu rendah sehingga menjatuhkan petani produsennya. Harganya yang menentukan pusat," imbuhnya.
Selain gula pasir, Bulog juga menjual daging sapi beku impor asal Australia. Harga jualnya juga cukup miring hanya Rp 68.000 per kg. Padahal harga jual daging sapi di pasar tradisional di Jakarta sudah mencapai Rp 100.000 per kg.
"Daging di sini kita jual per kg Rp 68.000/kg. Kita tawarkan ke siapa saja selama ini langganan kita rumah makan padang yang dibeli melalui Bulog Mart. Pengiriman kita punya mobil kapasitas 3 ton. Pesan saja, nanti kita antarkan daging dari gudang daging di Narogong. Ini daging Australia," jelasnya.
(wij/hen)











































