Pertumbuhan Ekonomi Dunia Tahun 2005 Diprediksi Capai 4 %
Selasa, 11 Jan 2005 10:06 WIB
Jakarta - Perkumpulan Gubernur Bank Sentral negara-negara G10 memperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia pada tahun 2005 mencapai 4 persen. Perbaikan ekonomi dunia ini sejalan dengan meredanya gejolak harga minyak mentah dunia. "Setelah momentum kenaikan tahun lalu, ekonomi dunia pada tahun 2005 akan mengalami pertumbuhan yang cukup substansial pada kisaran 4 persen," ujar ketua perkumpulan Gubernur Bank Sentral G10, Jean Claude Trichet.Pernyataan Trichet ini disampaikan usai pertemuan bernur Bank Sentral negara-negara G10 yang berlangsung di Kota Basel, Swiss seperti dilansir AFP, Selasa (11/1/2005). Trichet menjelaskan, alasan utama yang mendasari optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi dunia pada tahun ini adalah mulai surutnya momentum gejolak harga minyak dunia. Gejolak harga minyak dunia sendiri dinilai memberi andil yang sangat besar pada pertumbuhan ekonomi dunia pada tahun 2004. "Kami merasa harga minyak dan dampaknya sudah berkurang," ujar Trichet yang juga merupakan Gubernur dari European Central Bank. Perkumpulan ini juga mencatat ada ekspansi perdagangan yang substansial pada tahun 2005 dan melonjaknya minat investor karena optimisme yang makin meningkat. "Namun kami punya perasaan bahwa risiko yang menghimpit investor masih akan tinggi," tegas Trichet.Namun demikian, potensi sejumlah risiko pada perekonomian dunia diperkirakan sudah akan mereda. Risiko-risiko itu diantaranya meningkatnya kembali harga minyak dunia dan juga masih adanya kemungkinan defisit anggaran dan neraca perdagangan. Perkumpulan G10 terdiri dari Gubernur Bank Sentral dari Inggris, Perancis, Jerman, Italia, Jepang, AS, Belgia, Belanda, Swedia dan Swiss.
(qom/)











































