Selain presentase kenaikan 60 item KHL, besaran UMP DKI Jakarta juga dihitung dari pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta selama setahun terakhir. Bagi Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Sarman Simanjorang pertumbuhan ekonomi Jakarta tahun ini tidak sebaik tahun lalu.
"Sekarang pertumbuhan ekonomi di Jakarta tidak sesuai harapan dan tidak stabil," kata Sarman kepada detikFinance, Selasa (7/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Awalnya perjalanan politik kita bagus, terpilihnya Jokowi sebagai presiden direspons positif pasar. Tetapi setelah gaya politik berubah. Indikator pertumbuhan ekonomi itu investasi. Investasi bertambah atau tidak tergantung iklim politik suatu negara," paparnya.
Ia meminta buruh mengerti situasi dan kondisi ekonomi Jakarta saat ini. Momen yang tidak mendukung serta buruknya dunia politik di Indonesia ikut mempengaruhi kondisi perekonomian Jakarta yang tidak sebaik tahun lalu.
"Kita sudah raba kenaikannya berapa. Ini yang harus disadari teman-teman serikat pekerja. Fenomena ini di depan mata kita," jelasnya.
(wij/ang)










































