RI Berpeluang Jadi Negara Maju, Tapi Birokrasinya Masih Lemah

RI Berpeluang Jadi Negara Maju, Tapi Birokrasinya Masih Lemah

- detikFinance
Selasa, 07 Okt 2014 11:02 WIB
RI Berpeluang Jadi Negara Maju, Tapi Birokrasinya Masih Lemah
Jakarta - Indonesia berpeluang besar untuk menjadi negara maju di dunia. Untuk mencapainya, setidaknya ada 4 syarat yang harus dipenuhi.

Demikian dikemukakan Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Eko Prasodjo dalam acara penganugerahan penghargaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Bidang Penanaman Modal (PTSP PM) di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (7/10/2014).

Menurut Eko, syarat pertama yang harus dipenuhi adalah sumber daya alam. Indonesia sudah memiliki syarat ini. Beberapa sumber daya alam yang menjadi andalan Indonesia adalah kelapa sawit, batu bara, karet, dan sebagainya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Syarat kedua, lanjut Eko, adalah sumber daya manusia yang memadai untuk mengelola sumber daya alam tersebut. Negara yang punya keunggulan sumber daya manusia bisa menjadi unggul meski tidak banyak memiliki sumber daya alam.

"Singapura negara kecil, tak punya SDA. Tapi mereka punya SDM yang baik dan mungkin menjadi negara maju di Asia. Birokrasinya disebut world class," terangnya.

Faktor ketiga, tambag Eko, adalah kekuatan insitusi pemerintahan. Ada beberapa unsur di dalamnya, yaitu terkait sistem hingga budaya pelaksanaan birokrasi. Keempat adalah nilai (value).

"Ada beberapa negara yang sukses menjadi negara maju karena nilai. Seperti Jepang dan Korea," imbuhnya.

Dari keempat hal tersebut, menurut Eko, Indonesia dapat memenuhinya. Namun yang masih sangat kurang saat ini adalah pada poin birokrasi.

"Kita memiliki segalanya, tapi tidak bisa dimanfaatkan. Institusi itu harus dibenahi segera," tegasnya.

(mkl/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads