Indonesia merupakan pemasok utama kopi spesial jenis luwak ke berbagai negara-negara maju di dunia. Namun belakangan ini, Malaysia juga mulai mengembangkan komoditas eksklusif ini.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Nus Nuzulia Ishak mengakui tak bisa memungkiri persoalan ini. Namun ia memastikan pemain utama kopi luwak di dunia hanyalah Indonesia.
"Kalau luwak tak ada saingan dari negara lain, kemungkinan dari Malaysia, itu pun meniru. Kita hampir sama lingkungannya dengan Malaysia. Tapi potensi kita lebih besar dari Malaysia," katanya di sela-sela acara Trade Expo Indonesia (TEI), Kemayoran, Jakarta, Rabu (8/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nus mencontohkan di negara-negara maju, harga satu cangkir kopi luwak bisa mencapai US$ 80 per gelas di coffee shop.
"Karena harganya mahal, maka market-nya negara-negara maju, karena negara maju mencari jenis kopi yang lain, seperti di Eropa, Jepang, AS, Australia," katanya.
Saat ini harga biji kopi luwak di pasar ekspor bisa dijual US$ 200 per kg atau Rp 2,4 juta per kg. Sedangkan harga kopi spesial lainnya hanya Rp 100.000/Kg.
(hen/hds)











































