Bandara di Purbalingga Beroperasi 2017, Ganjar Pantau Jembatan Penghubung

Bandara di Purbalingga Beroperasi 2017, Ganjar Pantau Jembatan Penghubung

- detikFinance
Kamis, 09 Okt 2014 19:03 WIB
Bandara di Purbalingga Beroperasi 2017, Ganjar Pantau Jembatan Penghubung
Purbalingga - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau pembangunan jembatan Linggamas yang menghubungkan Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Purbalingga. Rencananya, jembatan kelas A dengan panjang 140 meter tersebut akan menjadi jalan utama menuju Bandara Wirasaba di Purbalingga yang akan menjadi bandara komersil pada 2017.

"Kalau nanti Bandara Wirasaba berhasil dibuat, ini akan menjadi jalan alternatif untuk menuju Purwokerto dan akan lebih cepat setengah jam. Ini bagian yang menjadi prioritas kita. Tahun ini jembatan selesai," kata Ganjar saat meninjau jembatan yang berdiri diatas sungai Klawing, Purbalingga, Jawa Tengah, Kamis (9/10/2014).

Selain itu, dengan adanya jembatan tersebut, nantinya masyarakat juga bisa mendapatkan fasilitas penyeberangan yang lebih mudah. Selama ini masyarakat harus membayar Rp 3.000-5.000 untuk menumpang perahu agar dapat menyeberang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ganjar menjelaskan, rencana beroperasinya Bandara Wirasaba menjadi bandara komersial pada 2017 sudah disepakati Kementerian Perhubungan, TNI Angkatan Udara, dan Dinas Perhubungan Provinsi Jateng.

"Untuk bandara sudah oke. Harapan saya kalau semua prosesnya beres, 2017 jadi," tegasnya.

Ganjar mengungkapkan, pihaknya sudah melobi sejumlah maskapai penerbangan seperti untuk melayani rute penerbangan melalui Bandara Wirasaba.

"Kita sudah ngomong kira-kira pesawat apa yang memungkinkan. Dengan adanya bandara yang sangat representatif mudah-mudahan wilayah barat-selatan ini nanti kotanya akan tumbuh cepat," jelasnya.

Untuk dapat membangun landasan pacu bandara di tanah milik TNI AU tersebut, akan menghabiskan anggaran sekitar Rp 100 miliar menggunakan APBD Kabupaten sekitar seperti Purbalingga, Banyumas, Wonosobo, Kebumen, dan Banjarnegara.

"Kira-kira kita butuh uang Rp 100 miliar, ya nanti tinggal urunan saja. Provinsi juga akan membantu," tuturnya.

Saat ini, Ganjar masih belum mengetahui apakah Kabupaten Cilacap, Tegal, dan Pemalang akan ikut berkontribusi dalam dana pembangunan. "Yang penting ikut menyetujui dulu, masalah mau sharing itu nanti. Minimal 5 kabupaten itu dulu sama provinsi menurut saya Rp 100 miliar tidak mahal untuk bandara," terangnya.

Sementara menurut Bupati Purbalingga, Sukento Rido Marheandrianto, dengan terbangunnya bandara akan dapat meningkatkan investasi di Purbalingga. Untuk mendukung itu, pihaknya telah melakukan perbaikan infrastruktur jalan yang akan selesai pada 2015.

"Salah satunya pembangunan Jembatan Linggamas. Insya Allah tahun ini bisa selesai," ucapnya.

(arb/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads