Jokowi-JK Hadapi Tantangan Berat, Ini Saran Eks Gubernur BI

Jokowi-JK Hadapi Tantangan Berat, Ini Saran Eks Gubernur BI

- detikFinance
Jumat, 10 Okt 2014 18:21 WIB
Jokowi-JK Hadapi Tantangan Berat, Ini Saran Eks Gubernur BI
Darmin Nasution
Jakarta - Pemerintahan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) akan menghadapi tantangan yang tidak ringan pada tahun pertama memerintah. Duet ini akan menghadapi rencana kenaikan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserves/The Fed.

Darmin Nasution, Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), menilai kenaikan suku bunga di AS pasti terjadi. Dampaknya adalah peralihan dana asing ke AS dan meninggalkan negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

"Itu kan pasti akan datang juga. Kita juga sudah tahu dari dulu pada saatnya AS akan menaikkan suku bunga," sebut Darmin di Hotel Nikko, Nusa Dua, Bali, Jumat (10/10/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Oleh karena itu, tambah Darmin, pemerintahan Jokowi-JK dan Bank Indonesia (BI) nantinya harus menjalin kerja sama yang erat. Pemerintah dan BI harus membuat kebijakan yang tepat dalam penguatan fundamental ekonomi.

"Pemerintah dan BI perlu bekerja sama untuk memberikan bukan hanya sinyal. Tapi memberikan keyakinan kepada pasar, bahwa hal itu dilakukan," jelas Darmin.

Misalnya dalam kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sebagai langkah untuk menyehatkan fiskal. Menurut Darmin, tidak cukup dengan rencana. Kebijakan itu harus diimplementasikan oleh pemerintah.

"Tapi kalau kenaikan harga BBM terlalu besar juga bisa dampaknya negatif. Kalau terlalu kecil juga dampak positifnya kurang. Harus ada perhitungan yang pas," tuturnya.

Kesehatan fiskal, lanjut Darmin, adalah bagian dari fundamental ekonomi. Besarnya anggaran yang digunakan pemerintah untuk hal yang produktif akan mendorong investor untuk menanamkan modalnya.

"Makin sehat fundamentalmya, makin kecil risiko volatilitas," imbuh mantan Gubernur BI tersebut.

(mkl/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads