Ada Tol Hingga Mega Proyek Listrik, Ekonomi Sumatera Bisa Lompat 5 Kali Lipat

Ada Tol Hingga Mega Proyek Listrik, Ekonomi Sumatera Bisa Lompat 5 Kali Lipat

- detikFinance
Jumat, 10 Okt 2014 19:01 WIB
Ada Tol Hingga Mega Proyek Listrik, Ekonomi Sumatera Bisa Lompat 5 Kali Lipat
Jakarta -

Hari ini mega proyek di Sumatera, dari jaringan tol hingga infrastruktur resmi diluncurkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung (CT). Keberadaan proyek-proyek infrastruktur ini akan mengangkat ekonomi Sumatera hingga 5 kali lipat dalam 10 tahun ke depan.

Pria yang akrab disapa CT hari ini meresmikan pencanangan pembangunan Tol Trans Sumatera, proyek transmisi 500 KV Sumatera, dan proyek transmisi High Voltage Direct Current (HDVC) Interkoneksi Sumatera-Jawa (ISJ).

"Tiga proyek ini sangat monumental bagi Sumatera, bukan hanya Sumatera Utara dan sekitarnya, tapi Sumatera," kata CT dalam acara peluncuran 3 proyek di Binjai, Jumat (10/10/2014)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

CT mengatakan pada 2011 kurang lebih Produk Domestik Bruto (PDB) Pulau Sumatera mencapai US$ 217 miliar. Ia optimistis PDB Sumatera akan lompat hingga 5 kalinya pada 2025.

"Maka tahun 2025 Insya Allah, PDB Sumatera akan menjadi 5 kali lipat dari posisi yang sekarang. Tak kurang jumlahnya mencapai US$ 1.114 miliar itu membanggakan dan harus kita dukung," katanya.

Proyek Trans Sumatera, untuk tahap pertama akan dibangun di ruas Medan-Binjai sepanjang 17 Km di bawah konsorsium PT Hutama Karya. Hari ini merupakan proses peluncuran, belum sampai tahap groundbreaking, targetnya pada Maret 2017 ruas ini bisa selesai dibangun.

Sedangkan untuk proyek Transmisi Listrik Sumatera 500 KV dan transmisi High Voltage Direct Current (HDVC) Interkoneksi Sumatera-Jawa (ISJ) akan saling terhubung. Dengan demikian nantinya tak hanya ada jaringan Transmisi Jawa Bali, namun juga ada di Sumatera.

"Proyek kita adalah kabel bawah laut interkoneksi, dari jaringan Sumatera tadi dengan jaringan di Jawa dan Bali. Dengan ini akan terkonek jaringan 500 kv di Sumatera dengan Jawa Bali," katanya.

(hen/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads