Agendakan Moratorium Utang RI
Hari Ini Paris Club Gelar Sidang
Rabu, 12 Jan 2005 09:27 WIB
Jakarta - Kumpulan 19 negara kreditur, Paris Club akan menggelar sidangnya di Perancis pada Rabu (12/1/2005) waktu setempat. Salah satu agendanya adalah membahas pemberian moratorium utang kepada negara terkena dampak tsunami.Meski belum ada keputusan resmi, namun sejauh ini negara-negara Paris Club sudah sepakat untuk memberikan moratorium utang kepada negara-negara terkena dampak tsunami, tak terkecuali Indonesia.Untuk merespon niat baik negara kreditur untuk memberikan keringanan utang itu, Indonesia sudah mengirimkan delegasinya yang dipimpin oleh Menlu Hassa Wirajuda dan juga tim dari Depkeu. "Kami sangat berterima kasih atas usaha yang dibuat untuk meringankan utang kami dalam bentu moratorium utang. Namun demikian jelas bahwa kami juga akan lebih menghargai pemberian bantuan daripada utang baru," tegas Menlu Hassan Wirajuda. Pernyataan ini disampaikan Wirajuda usai bertemu dengan Menlu Perancis Michel Barnier seperti dilansir Reuters.Sementara Presiden Perancis Jacques Chirac kembali menyatakan dukungannya untuk memberikan mortorium utang setelah pertemuan dengan Wirajuda. Selain itu AS juga telah menyatakan dukungannya akan diberikan dalam sidang Paris Club pada hari ini. Mengenai detail dari moratorium utang, Wirajuda usai bertemu dengan Menlu Inggris Jack Straw menyatakan banyak sekali skema-skema yang akan dipertimbangkan untuk moratorium utang. Namun Wirajuda tidak merinci apa saja skema tersebut.Berdasarkan catatan dari BI, total utang Indonesia kepada negara-negara Paris Club per Juni 2004 mencapai US$ 47,78 miliar. Jumlah ini sekitar 60 persen dari total utang luar negeri Indonesia. Paris Club saat ini beranggotakan 19 negara kreditur yakni Jerman, Perancis, Kanada, Inggris, Belgia, AS, Italia, Jepang, Australia, Austria, Denmark, Finlandia, Irlandia, Jepang, Belanda, Norwegia, Spanyol, Rusia, Swedia, Swiss.
(qom/)











































