Harga Minyak Dunia Tembus US$ 46 Per Barel
Rabu, 12 Jan 2005 11:19 WIB
Jakarta - Harga minyak dunia terus mengalami kenaikan. Bahkan kini harganya menembus US$ 46 per barelnya. Sebelumnya, pada Selasa (11/1/2005) kemarin harga minyak dunia masih bertahan pada harga US$ 45 per barel.Meningkatnya harga minyak terkait dengan mulai masuknya musim dingin. Akibatnya akan mempengaruhi suplai produksi secara global.Harga minyak mengalami kenaikan sekitar 82 sen per barelnya sehingga menjadi US$ 46,15 per barel untuk US light. Harga itu diperkirakan akan terus meningkat pada kisaran US$ 47,30 per barelnya dalam beberapa minggu ke depan. Sementara untuk harga London Brent naik 48 sen sehingga mencapai US$ 43,40 per barel.Harga minyak secara keseluruhan akan terus peningkatan. Terlebih lagi saat ini telah memasuki musim dingin, kita ada masalah di Laut Utara. OPEC saat ini telah mengurangi sulai," kata Tony Nunan, manajer Mitsubishi Corp yang bergerak dalam bisnis minyak internasional seperti yang dikutip Reuters, Rabu (12/1/2005).Kenaikan harga minyak juga karena produksi minyak di beberapa negara yang bermasalah seperti di Irak, Nigeria, Mexico dan Norwegia. Saat ini pasokan minyak melalui Laut Utara telah menurun hingga 1,1 juta barel perhari dari 82 juta barel per hari pasar minyak dunia.Meningkatnya harga minyak, makin terakumulasi ketika negara-negara OPEC sepakat untuk mengurangi suplai untuk ekspor hingga 1 juta barel per hari. Terlebih lagi di musim dingin saat ini, akan makin memicu kenaikan harga minyak.Kenaikan harga minyak dunia ini tentunya akan meresahkan industri di Eropa dan AS. Mau tidak mau, kenaikan ini akan menimbulkan inflasi sektor industri.
(mar/)










































