Pembangunan ruas tol Mojokerto-Kertosono sepanjang 40,5 km terkendala pembebasan lahan. Dari 4 seksi yang dikerjakan PT Marga Harjaya Infrastruktur (MHI) sejak 2010 silam, baru selesai 14,7 km.
Presiden Direktur PT MHI, Wiwiek D Santoso mengatakan, dari 4 seksi ruas tol Mojokerto-Kertosono, pihaknya baru menyelesaikan 1 seksi sepanjang 14,7 km yang menghubungkan Kecamatan Ploso (Jombang) dengan Kecamatan Kertosono (Nganjuk). Menurutnya, pembangunan seksi 2, 3, dan 4 terkendala pembebasan lahan.
Seksi 2 ruas tol Mojokerto-Kertosono bakal dibangun sepanjang 19,9 km mulai Desa Tampingmojo Kecamatan Tembelang-Desa Pagerluyung Kecamatan Gedeg. Sampai September tahun ini, lahan yang dibebaskan baru 83% dari kebutuhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berharap kebutuhan lahan untuk seksi 2, 3, dan 4 dapat kami terima tahun ini, sehingga ruas tol Mojokerto-Kertosono ini dapat dioperasikan pada 2015," ucap Wiwiek dalam acara peresmian ruas tol Mojokerto-Kertosono seksi 1 di gerbang tol Jombang, Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang, Jombang, Senin (13/10/2014).
Menanggapi keluhan tersebut, Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto meminta agar pemerintah daerah membantu pembebasan lahan. Caranya, pemerintah daerah ikut memberikan penjelasan kepada warga yang terdampak proyek tol bahwa pembebasan lahan bukan untuk kepentingan pemerintah atau pengusaha jalan tol, melainkan untuk kepentingan masyarakat luas.
Selain itu, Djoko mengimbau agar pemberian ganti rugi lahan dan bangunan milik warga dengan nilai wajar. "Mereka (pemerintah daerah) harus kerja keras. Saya sudah bicara dengan Pak Gubenur, Pak Bupati agar pembebasan lahan bisa dipercepat," tuturnya.
Rumitnya pembebasan lahan, menurut Djoko, juga terjadi di ruas tol lainnya yang masuk dalam jaringan Tol Trans Jawa. Antara lain ruas tol Brebes-Semarang, Bawen-Solo, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, Mojokerto-Kertosono, dan Mojokerto-Surabaya. Ruas tol tersebut hingga kini masih proses pembebasan lahan.
"Tol Trans Jawa mulai dari Serang-Jakarta sudah selesai 100%, Jakarta-Karawang sudah selesai, Karawang-Cirebon dan Cirebon-Brebes tahun depan selesai, Semarang-Solo-Bawen sudah selesai," pungkasnya.
(hds/hds)











































