Hari ini, Menko Perekonomian Chairul Tanjung mengunjungi Tual, Maluku. Sedianya, pria yang akrab disapa CT ini akan mengunjungi Banda Neira (Maluku) untuk menyerahkan bantuan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) senilai Rp 2,4 miliar.
Namun apa mau dikata. Pesawat twin otter yang ditumpangi CT dan rombongan tersasar di udara, tidak berhasil menemukan posisi Banda Neira. Turut serta dalam rombongan, detikFinance menjadi saksi pesawat yang tidak seberapa besar itu berputar-putar di udara selama 1,5 jam untuk mencari Banda Neira.
Karena tak kunjung menemukan lokasinya, CT dan rombongan yaitu Menteri Perhubungan Ad Interim Bambang Susantono, Gubernur Maluku Said Assagaff, serta mantan Sekretaris Menko Perekonomian Eddy Abdurrachman akhirnya langsung menuju Tual. Di Tual, CT pun kemudian menelepon Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sampaikan bantuan Bapak Presiden SBY kepada Bapak Gubernur. Saya harapkan minggu ini sudah sampai kepada bupati dan masyarakat di Banda Neira," kata CT di Tual, Selasa (14/10/2014).
Bantuan dari Presiden SBY, lanjut CT, bernilai total Rp 2,4 miliar. Bantuan tersebut terdiri dari rehabilitasi masjid dan pengajian Rp 1 miliar, bantuan pakaian dan peralatan sekolah bagi siswa tidak mampu Rp 200 juta, bantuan untuk sekolah tinggi perikanan negeri dan swasta Rp 250 juta, 9 perahu Rp 450 juta, 1 unit mobil sampah Rp 250 juta, serta bantuan modal kepada usaha kecil Rp 300 juta.
"Mudah-mudahan bantuan Bapak Presiden ke Banda Neira bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat dan memberikan kesejahteraan. Saya juga mohon maaf karena ini di luar kuasa saya. Saya tahu persiapan di sana (Banda Neira) sudah luar biasa. Bantuan saya titipkan kepada Pak Gubernur. Sampaikan salam kepada masyarakat Banda Neira," terang CT. (hds/hds)











































