Perjanjian kerja sama Pelindo I dengan Port of Rotterdam International berkenaan dengan pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung di Kabupaten Batubara. Sedangkan dengan Van Ord Dredging and Marine Contractors BV, Pelindo I membuat kesepakatan untuk membentuk perusahaan patungan.
Dalam keterangan tertulis yang diterima Rabu (15/10/2014), Direktur Utama Pelindo I, Bambang Eka Cahyana menyatakan, ruang lingkup kerja sama dengan Port Of Rotterdam International yang bertajuk βPort Management Services In Developing Port Of Kuala Tanjungβ itu terdiri dari Port Analysis Model (PAM) dan Port Management Program (PMP).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara dengan Van Ord Dredging and Marine Contractors BV, kerja sama yang dibangun Pelido I yakni membentuk perusahaan patungan untuk pengembangan alur pelayaran Pelabuhan Belawan, Medan.
Alur pelayaran Pelabuhan Belawan saat ini sangat terbatas dan membutuhkan pengembangan. Kapasitasnya yang terbatas menghambat perdagangan maritim di wilayah pelabuhan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Hal ini yang membuat Pelindo I berinisiatif untuk peningkatan alur pelayaran Belawan tersebut dengan menggandeng Van Ord Dredging and marine Contactors B.V sebagai salah satu perusahaan pengerukan dan reklamasi terbesar di Belanda yang beroperasi di lebih dari 40 negara.
(rul/hds)











































