"Pak Dahlan itu top. Dia memberikan kreativitas dan kebebasan untuk kita berbinsis lebih bagus itu luar biasa," kata Dirut Pegadaian Suwhono di kantor BUMN, Senin (20/10/2014)
Sementara itu, Dirut BTN Maryono mengatakan Dahlan merupakan pemimpin yang betul-betul turun ke bawah dan tahu menyelesaikan masalah. Ia menambahkan sosok Dahlan merupakan pemimpin yang memberikan kebebasan kepada BUMN untuk berinisiatif sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal senada disampaikan oleh Dirut PPI Wahyu Suparyono, menurutnya Dahlan merupakan figur yang profesional yang tak kaku pada protokoler. "Yang penting bekerja dan tak butuh waktu lama mengambil keputusan," katanya.
Sementara itu, Direktur Utama Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim, selama memimpin di Jiwasraya, Hendrisman merasakan bahwa Dahlan sebagai pemimpin yang mendorong agar para direksi BUMN untuk memecahkan masalah sendiri.
"Kita diberikan kebebasan untuk melakukan aksi korporasi," katanya.
Bahkan, Komisaris PT Inalum Chairuman Harahap mengatakan, Dahlan merupakan sosok pemimpin dan menteri yang unik. Banyak langkah-langkah yang diambil dengan cara-cara tak biasa.
"Pak Dahlan ini memang unik, keunikan ini membuat kemajuan dalam penataan organisasi BUMN. Pak Dahlan berupaya BUMN mendukung perekonomian negara," katanya.
Pagi ini, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menggelar acara perpisahan untuk Menteri BUMN Dahlan Iskan. Perpisahan ini digelar di basement atau sekitar Masjid Kementerian BUMN yang baru.
Hadir pada perpisahan hari ini seperti mantan menteri BUMN pendahulu Dahlan seperti: Mustafa Abubakar, Sofyan Djalil, hingga Sugiharto. Tidak hanya mantan menteri, hadir pula jajaran direksi dan komisaris BUMN yang berjumlah ratusan.
Bos-bos BUMN yang telah hadir seperti jajaran Direksi PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II, PT Dirgantara Indonesia, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Bank Tabungan Negara Tbk, PT PAL, PT Pindad, PT PLN, PT Bank Mandiri, PT KBN.
(hen/hds)











































