Hatta Rajasa, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), mengatakan hal utama yang harus diperhatikan adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurutnya, APBN harus kredibel dan berkelanjutan.
"Yang utama tentu hal-hal yang berkaitan dengan fiskal. Ada dua hal kalau berbicara fiskal, yaitu kredibiltas dan sustainability fiskal," kata mantan Menko Perekonomian tersebut usai acara pelantikan Jokowi-JK di Gedung DPR/MPR/DPD, Jakarta, Senin (20/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita melihat ada ancaman defisit, ini prioritas untuk dibahas bersama Dewan," ujarnya.
Salah satu faktor utama penyebab defisit anggaran, tambah Hatta, adalah subsidi bahan bakar minyak (BBM). Subsidi BBM terus membengkak setiap tahun sehingga sangat membebani APBN.
"Kalau subsidi membengkak terus, APBN nggak kredibel. Nanti market-nya bereaksi," tuturnya.
Hatta menjabat sebagai Menko Perekonomian di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. Namun Hatta mundur pada Mei 2014 untuk maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendampingi Prabowo Subianto.
(hds/hen)











































