Bos Pelindo II Dikabarkan Menjadi Menteri Jokowi, Pengusaha Logistik Pesimistis

Bos Pelindo II Dikabarkan Menjadi Menteri Jokowi, Pengusaha Logistik Pesimistis

- detikFinance
Selasa, 21 Okt 2014 14:35 WIB
Bos Pelindo II Dikabarkan Menjadi Menteri Jokowi, Pengusaha Logistik Pesimistis
RJ Lino
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) disebut akan segera mengumumkan nama-nama menteri dalam waktu dekat. Salah satu nama yang disebut masuk kandidat adalah Richard Joost Lino, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama PT Pelindo II (Persero).

Namun, pengusaha logistik merespons negatif jika Lino benar-benar menjadi menteri di kabinet Jokowi-JK. Zaldi Masita, Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia, menilai Lino tidak memiliki rekam jejak yang meyakinkan.

"Saya kok pesimistis dengan track record Pak Lino di Pelindo II. Buktinya biaya pelabuhan naik terus," tegasnya kala ditemui di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Selasa (21/10/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lino, lanjut Zaldi, juga tidak bisa membawa Pelindo II untuk berjaya di negeri sendiri. "Pelabuhan kita malah dikuasai asing, kerja sama dengan asing diperpanjang. Kita sudah 15 tahun belajar dari asing, masak kita masih tidak bisa mengelola pelabuhan sendiri dengan baik?" paparnya.

Sebelumnya, Jokowi-JK dikabarkan sudah menyerahkan sejumlah nama kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Dua lembaga tersebut sudah mengembalikan nama-nama itu kepada Jokowi dan kabarnya akan diumumkan hari ini

Sejumlah nama dikabarkan akan mengisi posisi menteri di kabinet Jokowi-JK. Nama-nama yang terkait dengan ekonomi antara lain adalah Darmin Nasution (eks Gubernur Bank Indonesia), Sri Mulyani Indrawati (Direktur Pelaksana Bank Dunia/mantan Menteri Keuangan), RJ Lino (Direktur Utama PT Pelindo II), Ignasius Jonan (Dirut PT KAI), Rusdi Kirana (pendiri Lion Group), Jhonny Darmawan (eks Presiden Direktur Toyota Astra Motor), dan Sudhamek AWS (CEO Garuda Food).

(hds/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads