Namun, pengusaha logistik merespons negatif jika Lino benar-benar menjadi menteri di kabinet Jokowi-JK. Zaldi Masita, Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia, menilai Lino tidak memiliki rekam jejak yang meyakinkan.
"Saya kok pesimistis dengan track record Pak Lino di Pelindo II. Buktinya biaya pelabuhan naik terus," tegasnya kala ditemui di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Selasa (21/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Jokowi-JK dikabarkan sudah menyerahkan sejumlah nama kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Dua lembaga tersebut sudah mengembalikan nama-nama itu kepada Jokowi dan kabarnya akan diumumkan hari ini
Sejumlah nama dikabarkan akan mengisi posisi menteri di kabinet Jokowi-JK. Nama-nama yang terkait dengan ekonomi antara lain adalah Darmin Nasution (eks Gubernur Bank Indonesia), Sri Mulyani Indrawati (Direktur Pelaksana Bank Dunia/mantan Menteri Keuangan), RJ Lino (Direktur Utama PT Pelindo II), Ignasius Jonan (Dirut PT KAI), Rusdi Kirana (pendiri Lion Group), Jhonny Darmawan (eks Presiden Direktur Toyota Astra Motor), dan Sudhamek AWS (CEO Garuda Food).
(hds/hen)











































