Hari ini, Kamis (23/10/2014), harga emas Logam Mulia Antam tercatat Rp 524.000 per gram. Turun dibandingkan perdagangan sebelumnya yaitu Rp 525.000 per gram.
Pekan ini, harga emas Logam Mulia bergerak cenderung menurun. Berikut perkembangan harga pekan ini:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Senin: Rp 526.00 per gram, turun Rp 4.000 dibandingkan akhir pekan sebelumnya.
- Selasa: Rp 526.000 per gram, tidak bergerak dibandingkan Senin.
- Rabu: Rp 525.000 per gram, turun Rp 1.000 dibandingkan Selasa.
- Kamis: Rp 524.000 per gram, turun Rp 1.000 dibandingkan Rabu.
Untuk faktor pertama, Bambang menilai sebenarnya harga emas dunia sedang cukup baik. Meski ada penurunan, tetapi masih di kisaran US$ 1.200 per troy ons yang sudah naik dari beberapa pekan lalu yang sempat menembus level US$ 1.180 per troy ons.
Namun untuk faktor kedua, lanjut Bambang, kurang menguntungkan bagi harga emas. "Resultan pembentukan harganya jadi negatif," ujarnya kepada detikFinance, Kamis (23/10/2014).
Pasca pelantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), tambah Bambang, rupiah menguat cukup tajam. Bahkan dolar AS sempat melemah dan mencapai di bawah Rp 12.000.
Penguatan rupiah memang mempengaruhi harga emas dalam negeri. Pasalnya, emas dinilai dalam dolar AS. Jadi ketika nilai dolar AS melemah, maka harga emas tentu ikut turun.
"Setelah itu memang melemah lagi, tapi kan dolar tidak sampai Rp 12.200 seperti tempo hari. Rupiah masih cukup kuat, dan itu membuat harga emas dalam negeri turun," paparnya.
Ke depan, Bambang menilai ada risiko harga emas bisa turun atau naik. Potensi penurunan harga emas bisa datang dari penguatan rupiah saat Jokowi mengumumkan kabinetnya.
"Kalau kabinetnya bagus, rupiah menguat lagi. Otomatis harga emas turun," katanya.
Sementara potensi penguatan harga emas, demikian Bambang, karena saat ini harga dinilai sudah terlalu murah. "Saya rasa harga emas dunia masih bisa naik ke US$ 1.280. Harga yang sekarang masih undervalued," sebutnya.
(hds/dnl)











































