Sri Mulyani Bicara Ebola, ISIS, Sampai Ketegangan Ukraina

Sri Mulyani Bicara Ebola, ISIS, Sampai Ketegangan Ukraina

- detikFinance
Kamis, 23 Okt 2014 15:02 WIB
Sri Mulyani Bicara Ebola, ISIS, Sampai Ketegangan Ukraina
Sri Mulyani Indrawati
Beijing - Sri Mulyani Indrawati, Direktur Pelaksana Bank Dunia, menyebutkan pemulihan ekonomi global saat ini bisa terhambat akibat sejumlah risiko. Namun, risiko tersebut ternyata bukan datang dari aktivitas ekonomi.

Dalam sambutannya di acara pertemuan menteri keuangan negara-negara APEC di Beijing (Tiongkok), Sri Mulyani menyebut ada 2 risiko non ekonomi yang dampaknya bisa merusak ekonomi. Pertama adalah ebola.

"Ini adalah guncangan bagi negara-negara Afrika. Sampai akhir 2015, kami perkirakan dampak ekonomi akibat ebola bisa mencapai US$ 32,6 miliar," kata Sri Mulyani dalam sambutannya seperti dikutip dari situs Bank Dunia, Kamis (23/10/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ebola, lanjut Sri Mulyani, mengubah wajah Afrika. "Aktivitas ekonomi dan pendidikan tutup, orang-orang mengungsi, petani meninggalkan lahannya, dan pariwisata menurun," tuturnya.

Kedua adalah instabilitas politik. Sri Mulyani memberi dua contoh yaitu krisis Negara Islam Irak-Suriah (ISIS) dan ketegangan di Ukraina.

"Kami memperkirakan ekonomi Ukraina akan turun sampai 8% tahun ini. Belum lagi dampaknya kepada Rusia, karena pemberlakuan sanksi dari berbagai negara," paparnya.

Kesimpulannya, Sri Mulyani melihat bahwa pemulihan ekonomi dunia tidak akan berjalan mulus. "Proses pemulihan ini sangat rentan, masih banyak risiko yang mengintai," tegasnya.

(hds/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads