KHL adalah penentu utama besaran nilai UMP DKI Jakarta 2015. Di tahun ini seperti biasa antara pekerja dan pengusaha punya hitung-hitungan sendiri berapa nilai KHL selama 1 tahun penuh (Februari-Oktober 2014).
Hingga pada akhirnya, buruh memilih berunjuk rasa di depan Gedung Balai Kota, Jakarta Pusat. Hal ini membuat Plt Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok marah besar dan mengeluarkan banyak komentar tegasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Klaim Pengusaha
|
|
"Kalaupun nanti ditambah dengan faktor regresi dan proyeksi, UMP DKI 2015 naik paling persentasenya satu digit atau kurang dari 10%," kata Asrial.
Dari data terakhir (September-Oktober) survei menggambarkan ada beberapa item yang hanya mengalami kenaikan. Bahkan mayoritas item KHL mengalami presentase penurunan.
Misalnya item KHL yang mengalami kenaikan itu adalah makanan menjadi 0,23%, perumahan naik menjadi 0,25%, sandang naik menjadi 1,52%, pendidikan naik menjadi 1,03%. Salah satu item yang mengalami degredasi yaitu kesehatan minus 0,06%.
Klaim Buruh
|
|
"Kalau dari perhitungan survey di satu pasar yaitu Blok A, Jakarta Selatan hasil perhitungan kitaΒ Rp 3.002.000," kata Dedy.
Beberapa nilai KHL yang mengalami penyesuaian baik dari sisi harga maupun kuantitas seperti susu bubuk dari harga Rp 70.000/kg menjadi Rp 90.000/900 gram, deterjen dari Rp 15.000/1,5 kg menjadi Rp 25.000/900 gram. Belum lagi kebutuhan air minum yang dikonversi dari air PAM menjadi air galon dengan kebutuhan per bulan 3-4 galon air minum dengan harga Rp 50.000-60.000/galon.
"Ada beberapa kuantitas produk yang sudah mengalami penyesuaian harga dan kuantitas produk," katanya.
Buruh Minta Tambahan Air Galon
|
|
"Air PAM DKI Jakarta bau dan tidak layak untuk diminum, kita minta air galon isi ulang (refill)," teriak Koordinator Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Amir Mahfuz.
Amir menjelaskan saat ini rata-rata harga air galon di DKI Jakarta sebesar Rp 10.000/galon. Sementara itu kebutuhan air galon per satu orang buruh per bulan antara 3 sampai 4 galon.
"Penggunaan air sesuai aturan itu hanya untuk mandi, kita minta air galon ini dipisahkan," imbuhnya.
Hal itu menurutnya telah sesuai dengan hasil survei yang dilakukan pihaknya kepada gaya hidup buruh di DKI Jakarta. Sementara itu ia juga meminta item air bersih di dalam 60 item KHL direvisi. Hitungannya di dalam aturan air bersih itu buruh hanya mendapatkan air bersih 2 meter kubik seharga Rp 1.050 per meter kubik per bulan sementara kebutuhan buruh sekarang sudah naik menjadi 16 meter kubik per bulan.
Tak Hanya Air Galon, Ini Permintaan Buruh Lainnya
|
|
"Memang secara realitas baik diukur kualitas dan kuantitas per bulan memang tidak layak," kata Amir.
Temuan pertama adalah adanya pengurangan volume isi kemasan produk seperti:
1. Susu bubuk jenis Dancow harga di pasar Blok A 800 gram Rp 80.000 dikonversi menjadi 900 gram Rp 90.000,
2. Detergen jenis Rinso dari 900 gram harga Rp 15.000 dikonversi ke 150 gram harga Rp 25.000,
3. Kopi ukuran 65 gram X 4 seharga Rp 18.000 dikonversi 75 gram X 4 harga Rp 20.768,
Temuan Kedua jenis item yang disurvei sesuai kebutuhan rill masyarakat seperti:
1. Tepung menjadi Indomie Ayam Kaldu dari Rp 24.300 menjadi Rp 69.000,
2. 60 liter air PAM 2 meter kubik menjadi air kemasan yaitu 60 liter setara dengan 3 galon X Rp 15.000 menjadi Rp 45.000,
3. Rekreasi tiket Monas dan Taman Mini dirubah menjadi hiburan nonton bioskop Rp 150.000 dibagi 6 yaitu Rp 25.000,
4. Sewa kamar di sekitar Blok A, Jakarta Selatan Rp 850.000 atau lebih tinggi dari perhitungan awal yang hanya Rp 671.000.
Temuan ketiga perhitungan perubahan nilai:
1. Daging per kg Rp 100.000 X 0,75 gram (kebutuhan per bulan) Rp 75.000 atau lebih tinggi dari perhitungan awal hanya Rp 47.000,
2. Ikan segar dari Rp 32.800 menjadi Rp 45.600 (1,2 kg X Rp 16.000),
3. Buah-buahan dari Rp 86.906,25 menjadi Rp 172.500,
4. Pendidikan dari Rp 16.000 menjadi Rp 32.000 (4 X Rp 8.000).
5. Buruh Minta Ganti Radio Dua Ban dengan Televisi
Kalangan serikat pekerja mengungkapkan beberapa item komponen Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sudah kedaluwarsa. Misalnya saja dua dari 60 item KHL yaitu radio dua ban dan setrika 250 watt sudah tidak lagi ada menjual di kota semodern Jakarta.
"Setrika 250 watt kita minta ganti yang 350 watt. Lalu radio dua ban dan tabloid kita tidak butuh itu semua, kita ingin televisi. Masa kota metropolitan masih pakai radio dua ban," ungkap Wakil Ketua Federasi Serikat PekerjaΒ Logam Elektronik Mesin (LEM) DKI Jakarta Jayadi.
Selain itu ia juga meminta perbaikan yang lebih masuk akal dari item tepung terigu yang jumlahnya 3.000 gram per bulan. Ia meminta diganti dengan mie instan yang praktis dan efisien bagi para buruh.
Pro Kontra Permintaan Daging Sapi oleh Buruh
|
|
"Sama dengan daging, di Depok dan Tangerang ditegaskan itu adalah daging sapi dengan standar nilai Rp 100.000. Di Jakarta hanya ada kata 'daging'," ungkap anggota tripartit dari serikat pekerja sekaligus Wakil Ketua Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik (LEM) DKI Jakarta Mesin Jayadi.
Jayadi menjelaskan kata 'daging' di dalam 60 item KHL khusus di Jakarta adalah campuran antara daging sapi dan daging ayam dengan nilai hanya Rp 47.000 per bulan.
Sedangkan keinginan buruh adalah menegaskan kata 'daging' dengan daging sapi dengan nilai per kg Rp 100.000. Artinya dengan kebutuhan 0,75 gram per bulan maka item daging akan terdongkrak menjadi Rp 75.000 per bulan.
Sementara itu Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Sarman Simanjorang membenarkan kata 'daging' sesuai Permenakertrans No. 13/2012 adalah campuran antara daging sapi dan daging ayam. Ia juga keberatan jika kata 'daging' sepenuhnya diganti menjadi daging sapi.
"Seperti daging, daging itu kan ada daging ayam dan daging sapi. Mereka hanya minta daging sapi aja. Masa ada buruh makan daging sapi terus. Ini kan semakin alot pembahasannya dan perlu dibahas secara mendalam karena tidak sesuai dengan Permen," tuturnya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan keinginan buruh DKI Jakarta mengganti sepenuhnya kata 'daging' menjadi 'daging sapi' adalah upaya untuk mendongkrak nilai 60 item KHL.
"Di dalam Permen kita kembalikan dan bukan patokan daging salah satu tetapi bervariasi masa makan daging sapi terus. Kalau daging sapi terus tentu akan tinggi nilainya," jelasnya.
Pengusaha Keberatan Buruh Minta Air Galon
|
|
"Hitung-hitungan kita, teman-teman (buruh) ini kan bekerja di kantor dari hari Senin sampai Jumat. Di kantor itu semuanya sudah gratis mau minum air mineral sampai kembung silahkan sudah ada dan kita siapkan kok," papar Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Sarman Simanjorang.
Artinya, Sarman menegaskan buruh hanya punya waktu penuh dua hari selama sepekan di rumah yaitu Sabtu Minggu. Dihitung, kebutuhan air minum mineral di dua hari itu tidak begitu besar.
"Bahkan minum kopi saja kita siapkan kok. Hanya Sabtu Minggu saja mereka di rumah kalau menurut saya sudah cukup dong karena dari hari Senin sampai Jumat sudah kita sediakan minum kita siapkan kok," imbuhnya.
Masalah air bersih sesuai Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 13/2012 kebutuhan air bersih buruh per bulan dipatok 2 meter kubik dengan nilai Rp 1.050 per meter kubiknya.
Angka itu sesuai rekomendasi terakhir PDAM Jakarta tertanggal 16 Juli 2013 dimana kebutuhan air buruh masuk ke dalam segmen rumah tangga sederhana golongan II dengan harga tebus Rp 1.050 per meter kubik. Hal ini diperkuat Peraturan Gubernur No. 11 tahun 2007.
Ini Beberapa Tuntutan Buruh yang Dikeluhkan Pengusaha
|
|
"Yang pertama kita sepakat ada yang dikonversi tetapi ada lagi dimana perundingan kita agak alot," ungkap Sarman.
Menurut catatan Sarman, setidaknya ada 6 poin permintaan buruh yang menjadi keberatan pengusaha seperti:
1. Susu bubuk Dancow itu dinaikan menjadi Anlene,
2. Tepung Terigu menjadi Indomie,
3. Air PAM 2 meter kubik ditambah dengan air mineral 3 galon,
4. Tiket Monas dan Taman Mini Indonesia Indah menjadi tiket nonton film bioskop,
5. Sewa kamar dinaikan menjadi Rp 850.000 per bulan dari Rp 671.000 per bulan.
6. Kemudian mengganti perhitungan rata-rata dengan nilai tertinggi,
"Mereka (buruh) mendesak 6 poin itu tetapi kita harus cerdas mereka mau minta apa. Kita harus pertanggungjawabkan atas Permen yang berlaku saat ini," tegas Sarman.
Sementara itu terkait beberapa produk yang mengalami penyusutan nilai, Sarman sepakat akan dihitung ulang. Namun ia mengatakan jika perhitungan ulang survei rampung, pihak buruh diminta menerima hasil bukan lagi menolak.
"Jadi nanti akan disurvei ulang dan memutuskan kita akan adakan survei ulang hari Jumat. Apapun hasilnya nanti tidak lagi ada protes," jelasnya.
Beberapa produk yang dilakukan perhitungan ulang adalah:
1. Susu Dancow dari 900 gram hasil survei hanya 800 gram,
2. Rinso dari 1,5 kg yang disurvei 900 gram,
3. Kopi Kapal Api dari 75 gram yang ada 65 gram,
4. Pepsodent dari 75 gram yang ada hanya 60 gram,
5. Shampo Sunslik dari 100 mil yang ada 65 mil.
Halaman 2 dari 8











































