Tercatat ada 12 menteri yang berkaitan dengan ekonomi dalam kabinet Jokowi.
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan
Sejak 2009 hingga dipilih jadi Menteri Perhubungan, Jonan menjabat Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI). Terobosan dan kinerjanya berhasil membuat sejumlah perubahan di BUMN tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ignasius Jonan adalah alumnus Jurusan Akuntansi Universitas Airlangga yang kemudian memperoleh gelar master dari Tuffs University, Amerika Serikat jurusan Hubungan dan Kerjasama Internasional Fletcher School of Law and Diplomacy.
Pria berusia 51 tahun ini kemudian berkarir sebagai bankir. Jonan pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia, Director Citibank/Citigroup, dan Managing Director Citibank/Citigroup.
Jonan berhasil membuat KAI untung. Sebelum dia menjabat, di 2008 KAI rugi Rp 80 miliar. Namun kini KAI berhasil meraup untung Rp 400 miliar, sejalan perubahan strategi dan budaya SDM.
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti
Susi Pudjiastuti lahir di Pangandaran, 15 Januari 1965. Dia adalah pengusaha pemilik dan Presiden Direktur PT ASI Pudjiastuti Marine Product, eksportir hasil-hasil perikanan. Dia juga mengepalai PT ASI Pudjiastuti Aviation, atau penerbangan Susi Air dari Jawa Barat.
Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral Sudirman Said
Sudirman merupakan Direktur Utama PT Pindad (Persero), yaitu BUMN pembuat alat utama sistem persenjataan (alutsista). Sudirman pernah menjabat Wakil Presiden Direktur PT Petrosea Tbk pada 6 Mei 2013.
Sebelumnya, ia menjabat sebagai Group Chief of Human Capital and Corporate Services di PT Indika Energy Tbk, setelah menyelesaikan tugasnya sebagai DirekturHuman Capital di Petrosea (2009-2010). Selain itu, dia adalah Executive Director Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) CEO Summit 2013.
Menteri Perdagangan Rachmat Gobel
Rachmat Gobel merupakan Direktur Utama PT Gobel International. Kiprahnya di Grup Gobel sangat panjang, di 1993,ia diangkat menjadi Wakil Presiden Direktur PT National Gobel (sekarang PT Panasonic Manufacturing Indonesia) dan Presiden Direktur PT National Panasonic Gobel (sekarang PT Panasonic Gobel Indonesia) yang merupakan perusahaan joint venture khusus didirikan untuk menangani pemasaran dan penjualan barang-barang elektronika merek Panasonic.
Sejak 2002 Rachmat menjabat sebagai Komisaris PT National Gobel (sekarang PT Panasonic Manufacturing Indonesia), sedangkan jabatan Komisaris Utama PT Panasonic Gobel Indonesia diembannya sejak tahun 2004.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman
Amran merupakan CEO PT Tiran Group Andi Amran. Dia lulusan S1, S2, S3 Pertanian Universitas Hasanuddin dan bekerja sebagai Pegawai PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV, Dosen Universitas Hasanuddin, Makassar. Amran adalah Direktur dan Founder Tiran Group.
Sepuluh Perusahaan yang masuk dalam unit bisnis Tiran Group adalah sebagai berikut: PT Tiran Indonesia (tambang emas), PT Tiran Sulawesi (perkebunan tebu dan sawit), PT Tiran Makassar (distributor Unilever), PT Tiran Bombana (emas, timah hitam), PT Tiran Mineral (tambang nikel), PT Amrul Nadin (SPBU percontohan Maros), CV Empos Tiran (produsen rodentisida), CV Profita Lestari (distributor pestisida), CV Empos (distributor Semen Tonasa), PT Bahteramas (pabrik gula di Konawe Selatan).
(dnl/ang)











































