Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti belum berani berkata banyak soal masalah target jangka pendek, dan panjang 5 tahun mendatang. Bagi Susi, yang penting bekerja dan ada hasilnya.
"Pokoknya begini, do less tetapi get more," kata Susi usai rapat pimpinan di Gedung Mina Bahari, kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Selasa (28/10/2014).
Untuk program jangka pendek, Susi mengaku akan fokus menyelesaikan masalah nelayan pesisir. Ia ingin ada semacam program bantuan secara menyeluruh, terutama membuka akses permodalan dan wilayah tangkap bagi nelayan pesisir di dalam negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk jangka panjang, Susi bakal merubah pola pikir nelayan agar lebih mengerti soal bisnis. Dari pola pikir itu, ia optimistis nasib nelayan Indonesia yang dekat dengan kemiskinan secara bertahap akan berubah.
"Pokoknya semua program yang ada kita jalan bersama untuk membuat satu kebijakan jangka panjang. Kita ingin nelayan mengerti berpikir bisnis komersialisasi dari sektor nelayan itu sendiri. Kita harus didik nelayan mengerti bisnis harus ngerti berapa biaya dan pendapatan," sebutnya.
Rapat perdana Susi sebagai menteri dihadiri oleh Sekjen KKP Syarief Widjaja, Dirjen Pemasaran dan Pengolahan Hasil Perikanan (P2HP) Saut P Hutagalung, Dirjen Perikanan Tangkap Gellwyn Yusuf, Dirjen Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto, dan para pejabat eselon I KKP lainnya.
(wij/dnl)











































