"Kalau melihat wilayahnya kehutanan begitu sih ada ya. Seharusnya blusukan," katanya di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (28/10/2014).
Menurutnya, kebijakan kehutanan menjadi salah satu prioritas ke depan. Apalagi beberapa waktu terakhir kerap kali terjadi kebakaran hutan yang menyebabkan kabut asap yang cukup pekat di sejumlah daerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerja sama ini, lanjut Situ, akan menggerakkan patroli Manggala Agni (pengendali kebakaran hutan) dengan jumlah 2.000 pasukan. Di samping itu juga akan dibuat peta kerawanan di titik api.
"Nanti akan diserahkan peta kerawanan titik api kepada daerah," tuturnya.
(mkl/hds)











































