Rini Soemarno, Menteri BUMN, mengungkapkan alasan terpilihnya Edi sebagai bos KAI yang baru. Menurutnya, nama Edi muncul setelah berdiskusi dengan Jonan.
"Untuk memilih Dirut KAI yang baru, saya berkonsultasi dengan Pak Jonan. Ada 2 nama, masing-masing dari direksi dan komisaris," kata Rini kala ditemui di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (29/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang cocok sama saya ya Pak Edi. Kemudian, Pak Edi juga paham seluk beluk perkeretaapian," tutur Rini.
Nama Edi sebagai Dirut KAI, tambah Rini, juga sudah disetorkan ke Jokowi. "Saya sudah laporkan ke Pak Presiden dan beliau setuju," ujarnya.
Sebelumnya, Rini menyebutkan pergantian Dirut KAI menjadi salah satu prioritas. Meskipun saat ini ada beberapa kursi bos BUMN lainnya yang kosong yaitu PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Pindad (Persero), dan PT Pertamina (Persero).
"KAI paling cepat dilakukan karena transportasi publik dan keselamatan. Secepatnya makin bagus," kata Rini.
(hds/dnl)











































