Jadi Menhub, Jonan Ingin Secepatnya Bereskan Kereta Bandara

Jadi Menhub, Jonan Ingin Secepatnya Bereskan Kereta Bandara

- detikFinance
Rabu, 29 Okt 2014 11:27 WIB
Jadi Menhub, Jonan Ingin Secepatnya Bereskan Kereta Bandara
Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan
Jakarta - Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan, ingin langsung tancap gas meski baru dilantik awal pekan ini. Salah satu proyek yang akan dipelajari oleh mantan Direktur Utama PT KAI (Persero) ini adalah kereta bandara.

"Sebagian kan memang tugas saya di Perhubungan. Nanti kami selesaikan secepatnya," kata Jonan saat ditemui di kantor Kementerian ESDM, Rabu (29/10/2014).

Saat ini, lanjut Jonan, masalah di proyek kereta bandara adalah pembebasan lahan. "Saya kira itu pembebasan tanah lorong 21 dan 22," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jonan ingin membahas masalah ini secepatnya. "Kalau mau quick win, nanti setelah 2 minggu," katanya.

Sebelumnya, Jonan kala masih menjadi Dirut KAI punya solusi untuk membebaskan lahan proyek kereta bandara. Caranya adalah memberikan posisi pegawai tetap untuk kepala atau anggota keluarga yang tanahnya terkena proyek pembangunan.

"Setiap warga yang tanahnya mau bebaskan ditawari jadi pegawai KAI," kata Jonan kala itu.

Untuk menjadi pegawai, Jonan akan membagi level atau posisi berdasarkan tingkat pendidikan. Jika lolos seleksi, maka akan diterima sebagai pegawai.

"Dia diberi jalur khusus sesuai jenjang pendidkan dan harus lolos tes kesehatan," jelasnya.

Skema penawaran ini merupakan cara baru yang ditempuh KAI. Karena selama ini KAI mengadapi kendala pembebasan lahan yang cukup berliku, khususnya untuk jalur Batu Ceper-Bandara Soetta sepanjang 12 kilometer. Setidaknya ada ribuan kepala keluarga yang tanahnya terkena proyek KRL bandara.

(hds/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads